Tag: Kab. Tasikmalaya

  • Managed Challenge Cloudflare untuk Lindungi Situs dari Bot

    Managed Challenge Cloudflare untuk Lindungi Situs dari Bot

    SUARA SALIRA | TEKNOLOGI – Aktivitas bot menjadi salah satu tantangan bagi pengelola website. Tidak semua bot memiliki tujuan buruk, tetapi sebagian dapat menghasilkan trafik otomatis, melakukan scraping, membebani server, hingga mencoba mencari celah keamanan. Karena itu, penggunaan Managed Challenge Cloudflare dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan perlindungan website.

    Cloudflare memiliki kemampuan untuk memeriksa trafik sebelum permintaan diteruskan ke server website. Dengan konfigurasi yang tepat, pengunjung manusia tetap dapat mengakses halaman, sementara trafik yang dianggap mencurigakan dapat diperiksa terlebih dahulu.

    Yang tidak kalah penting, crawler terpercaya seperti mesin pencari tetap perlu mendapatkan perlakuan yang berbeda. Jika seluruh bot diblokir tanpa pengecualian, proses pengindeksan website dapat ikut terganggu.

    Mengapa Website Perlu Perlindungan dari Bot?

    Tidak semua kunjungan ke sebuah website berasal dari manusia. Saat sebuah halaman dibuka, server dapat menerima permintaan dari browser, crawler mesin pencari, aplikasi otomatis, maupun berbagai jenis bot.

    Sebagian crawler memang memiliki fungsi penting. Googlebot, misalnya, membantu mesin pencari menemukan dan memahami halaman website. Namun, ada pula bot yang melakukan permintaan dalam jumlah besar tanpa memberikan manfaat bagi pemilik situs.

    Trafik otomatis yang berlebihan dapat meningkatkan penggunaan sumber daya server. Selain itu, aktivitas scraping juga dapat mengambil konten website secara otomatis.

    Karena itu, pengelola website membutuhkan sistem yang mampu membedakan trafik berdasarkan tingkat kepercayaannya.

    Apa Itu Managed Challenge Cloudflare?

    Managed Challenge Cloudflare merupakan mekanisme pemeriksaan yang dapat digunakan untuk membantu menentukan apakah sebuah permintaan berasal dari pengguna yang layak mendapatkan akses.

  • Wasev TMMD ke-129 Cek Langsung Pembangunan Parungponteng

    Wasev TMMD ke-129 Cek Langsung Pembangunan Parungponteng

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Wasev TMMD ke-129 datang langsung ke Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 12 Agustus 2026.

    Kedatangan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) ini bukan sekadar kunjungan biasa. Tim ingin melihat langsung sejauh mana program TMMD berjalan dan apakah pembangunan yang dikerjakan memang sesuai kebutuhan warga.

    Tim Wasev TMMD ke-129 dipimpin Dirter Pusterad Brigjen TNI Farouk Fakar, S.Pd., M.Han. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Kabag Bakti Subditkombak Pusterad Letkol Cba Fakrul Raji.

    Sejumlah unsur TNI, pemerintah daerah, aparat kewilayahan, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat juga ikut hadir.

    Wasev TMMD ke-129 Lihat Program Pembangunan Desa

    Sebelum turun ke lokasi, kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa. Setelah itu, Kepala Desa Parungponteng Entis menyampaikan sambutan.

    Ia mengapresiasi program TMMD yang menurutnya memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain membantu pembangunan, kehadiran TNI juga ikut menghidupkan kembali semangat gotong royong warga.

    Memang, pembangunan desa bukan hanya soal jalan atau bangunan. Ada juga semangat kebersamaan yang diharapkan terus tumbuh setelah program TMMD selesai.

    Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0612/Tasikmalaya selaku Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., memaparkan sejumlah pekerjaan yang sedang dilakukan.

    Beberapa di antaranya adalah pengaspalan semi hotmix di sejumlah kampung.

    Di Kampung Jamburarang, jalan yang dikerjakan memiliki panjang 1.020 meter dengan lebar 2,5 meter. Kemudian di Kampung Nagrog sepanjang 380 meter dengan lebar 2,3 meter.

    Pekerjaan juga dilakukan di Kampung Pasir Nete sepanjang 197 meter dan Kampung Cilutung sepanjang 400 meter. Keduanya memiliki lebar jalan 2,5 meter.

  • Teh Daun Bidara, Ide UMKM Baru dari Kebun Suara Salira

    Teh Daun Bidara, Ide UMKM Baru dari Kebun Suara Salira

    SUARA SALIRA | KESEHATAN & KEBUGARAN — Ada cerita menarik yang sedang mulai dirancang di balik aktivitas Suara Salira, radio internet 24 jam dengan semboyan “100 Persen Nostalgia”. Bukan hanya soal musik dan kenangan, kali ini muncul sebuah ide usaha yang cukup sederhana, tetapi punya potensi untuk dikembangkan. Namanya Teh Daun Bidara.

    Liputan ini dilakukan pada 9 Agustus 2026. Ide tersebut berawal dari hal yang sebenarnya sudah tersedia di sekitar kebun, yaitu pohon bidara yang tumbuh subur dan cukup besar.

    Daripada hanya dibiarkan tumbuh sebagai tanaman di kebun, muncul pemikiran sederhana: bagaimana kalau daun bidara tersebut diolah menjadi produk yang bisa dinikmati banyak orang?

    Dari situlah ide membuat Teh Daun Bidara mulai muncul.

    Dari Daun Bidara Menjadi Teh Herbal

    Konsepnya cukup sederhana. Daun bidara yang sudah dipilih nantinya dikeringkan terlebih dahulu. Setelah kering, daun dapat diproses dan dikemas dalam bentuk kantong teh atau tea bag.

    Cara menikmatinya pun tidak jauh berbeda dengan teh celup pada umumnya. Satu kantong teh cukup dimasukkan ke dalam cangkir, kemudian diseduh menggunakan air panas.

    Tinggal menunggu beberapa menit, seduhan herbal pun siap dinikmati.

    Namun, tentu saja proses sebenarnya tidak sesederhana memasukkan daun ke dalam kantong teh. Ada banyak hal yang nantinya harus diperhatikan, mulai dari pemilihan daun, kebersihan, teknik pengeringan, kadar air, aroma, rasa, hingga jenis kemasan.

    Sebab, kalau ingin menjadi produk UMKM yang serius, kualitas harus dibuat konsisten.

    Apa Manfaat Teh Daun Bidara?

    Daun bidara sendiri dikenal memiliki berbagai senyawa alami, termasuk kelompok flavonoid dan senyawa fenolik yang dalam penelitian memiliki aktivitas antioksidan.

  • Puasa Bisa Mencegah Kanker? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Puasa Bisa Mencegah Kanker? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    SUARA SALIRA | KESEHATAN & KEBUGARAN – Puasa bisa mencegah kanker menjadi salah satu topik kesehatan yang semakin sering dibahas dalam beberapa tahun terakhir. Meski terdengar mengejutkan, sejumlah penelitian memang menunjukkan bahwa puasa dapat memberikan manfaat bagi tubuh, termasuk membantu menjaga kesehatan sel. Namun, penting dipahami bahwa puasa bukanlah obat untuk kanker, melainkan salah satu pola hidup sehat yang berpotensi membantu menurunkan risikonya.

    Apa Hubungan Puasa dengan Kanker?

    Saat seseorang berpuasa, tubuh tidak hanya berhenti menerima makanan selama beberapa jam. Di balik itu, tubuh mulai melakukan berbagai proses alami, seperti memperbaiki sel yang rusak dan menghemat penggunaan energi.

    Beberapa ahli menyebut proses ini sebagai bagian dari mekanisme regenerasi tubuh. Selain itu, puasa juga dapat membantu mengurangi peradangan kronis yang selama ini diketahui menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan munculnya berbagai penyakit, termasuk kanker.

    Penelitian Tentang Puasa

    Sejumlah penelitian pada hewan maupun penelitian awal pada manusia menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan. Puasa diketahui dapat membantu meningkatkan proses pembersihan sel-sel yang sudah tidak berfungsi secara optimal.

    Di sisi lain, puasa juga dapat membuat kadar gula darah dan hormon insulin lebih stabil. Kondisi ini dinilai baik karena kadar insulin yang terlalu tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

    Meski begitu, para peneliti masih terus melakukan studi lebih lanjut untuk memastikan seberapa besar manfaat puasa terhadap pencegahan kanker pada manusia.

    Bukan Pengganti Pengobatan

    Hal yang perlu diingat, puasa tidak boleh dianggap sebagai terapi utama untuk mengobati kanker. Seseorang yang sudah didiagnosis menderita kanker tetap harus mengikuti pengobatan sesuai anjuran dokter.

  • Sumur Bor TMMD Ke-129 Jadi Andalan Warga Parungponteng

    Sumur Bor TMMD Ke-129 Jadi Andalan Warga Parungponteng

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Kalau dulu warga Desa Parungponteng sering kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau, sekarang kondisinya jauh lebih baik. Berkat Sumur Bor TMMD Ke-129 yang dibangun Kodim 0612/Tasikmalaya, kebutuhan air bersih masyarakat kini bisa terpenuhi dengan lebih mudah.

    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 ini benar-benar membawa manfaat yang langsung dirasakan warga. Sumur bor yang berada di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya itu kini menjadi salah satu fasilitas yang paling sering dimanfaatkan masyarakat setiap hari.

    Sumur Bor TMMD Ke-129 Permudah Aktivitas Warga

    Bagi warga, keberadaan Sumur Bor TMMD Ke-129 bukan sekadar pembangunan fisik. Fasilitas ini menjadi solusi nyata untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang selama ini menjadi persoalan, terutama ketika musim kemarau datang.

    Setiap hari, masyarakat datang membawa ember maupun jeriken untuk mengambil air. Air tersebut dipakai untuk memasak, mandi, mencuci pakaian hingga memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

    Kini, warga tak lagi harus bersusah payah mencari sumber air yang letaknya jauh. Kehadiran sumur bor membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan nyaman.

    Manfaatnya Langsung Dirasakan Masyarakat

    Warga Desa Parungponteng mengaku bersyukur atas hadirnya fasilitas tersebut. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya yang telah membantu menyediakan akses air bersih bagi masyarakat.

    Bukan hanya menghadirkan infrastruktur, program ini juga membawa dampak positif terhadap kualitas hidup warga. Ketersediaan air bersih tentu menjadi kebutuhan utama yang sangat penting bagi kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.

    Bukti Nyata TMMD Dekat dengan Masyarakat

    Menurut pantauan Suara Salira, Program TMMD Ke-129 kembali memperlihatkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan yang benar-benar dibutuhkan warga.

  • Di Tengah TMMD, Satgas Kodim 0612 Masih Sempat Bantu Petani

    Di Tengah TMMD, Satgas Kodim 0612 Masih Sempat Bantu Petani

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Kesibukan membangun desa ternyata tidak membuat Satgas TMMD Ke-129 melupakan masyarakat. Pada Rabu, 30 Juli 2026, di sela-sela pengerjaan berbagai sasaran fisik Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), personel Satgas Kodim 0612/Tasikmalaya menyempatkan diri turun langsung ke sawah untuk membantu warga memanen padi di Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

    Aksi sederhana ini langsung mendapat sambutan hangat dari para petani. Mereka tampak bekerja bersama anggota TNI dengan penuh semangat. Suasana panen pun terasa lebih ringan karena dikerjakan secara gotong royong.

    Satgas TMMD Ke-129 Bangun Kedekatan dengan Warga

    Program TMMD memang identik dengan pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas umum. Namun, di balik itu semua, ada nilai kebersamaan yang terus dijaga oleh para personel Satgas TMMD Ke-129.

    Terlihat jelas bagaimana anggota TNI dan warga saling membantu saat memanen padi. Mereka bekerja berdampingan tanpa memandang perbedaan, menciptakan suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan.

    Kehadiran Satgas di tengah aktivitas para petani bukan hanya mempercepat proses panen. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi bukti bahwa TNI selalu berusaha hadir di tengah masyarakat, termasuk saat warga sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

    TMMD Hadir Bukan Sekadar Membangun Infrastruktur

    Program TMMD selama ini memang dikenal sebagai salah satu upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Namun, manfaatnya tidak berhenti pada pembangunan fisik saja.

    Melalui kegiatan seperti membantu panen padi, Satgas TMMD Ke-129 juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat. Nilai gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan desa terus dijaga agar tetap tumbuh di tengah warga.

  • Tips Bahagia Pensiunan agar Hari Tua Makin Bermakna

    Tips Bahagia Pensiunan agar Hari Tua Makin Bermakna

    SUARA SALIRA | INSPIRASI & KEHIDUPAN – Memasuki masa pensiun bukan berarti kehidupan menjadi berhenti. Justru, fase ini bisa menjadi awal dari perjalanan baru yang lebih santai, bebas, dan menyenangkan. Dengan menerapkan tips bahagia pensiunan, setiap orang dapat menikmati hari tua dengan lebih tenang, sehat, dan penuh rasa syukur.

    Banyak orang menganggap pensiun sebagai akhir dari kesibukan. Padahal, jika dijalani dengan pola pikir yang positif, masa pensiun justru membuka kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang selama ini tertunda.

    Menjaga Kesehatan Tetap Jadi Prioritas

    Kesehatan merupakan modal utama untuk menikmati masa pensiun. Oleh karena itu, biasakan menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, tidur yang cukup, dan rutin berolahraga ringan.

    Tidak perlu olahraga yang berat. Jalan kaki, bersepeda santai, atau senam pagi sudah cukup membantu menjaga kebugaran tubuh sekaligus memperbaiki suasana hati.

    Tetap Aktif dengan Hobi Favorit

    Salah satu tips bahagia pensiunan yang sering diabaikan adalah tetap memiliki aktivitas. Waktu luang yang terlalu banyak tanpa kegiatan dapat menimbulkan rasa bosan.

    Cobalah mengembangkan hobi seperti berkebun, memancing, memasak, membaca, melukis, atau belajar keterampilan baru. Selain mengisi waktu, aktivitas tersebut juga membuat pikiran tetap segar.

    Belajar Hal Baru

    Usia bukan penghalang untuk terus belajar. Saat ini banyak kelas daring maupun komunitas yang dapat diikuti sesuai minat.

    Belajar teknologi, fotografi, bahasa asing, atau bisnis kecil-kecilan bisa menjadi pengalaman baru yang menyenangkan.

    Menjaga Hubungan Sosial

    Bersosialisasi menjadi salah satu kunci kebahagiaan setelah pensiun. Luangkan waktu untuk berkumpul bersama keluarga, teman lama, atau bergabung dengan komunitas.

  • Satgas TMMD Ke-129 Bantu Pemakaman Warga, Bukti TNI Selalu Hadir

    Satgas TMMD Ke-129 Bantu Pemakaman Warga, Bukti TNI Selalu Hadir

    SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Satgas TMMD Ke-129 kembali memperlihatkan kalau pengabdian TNI kepada masyarakat bukan cuma soal membangun jalan atau infrastruktur. Di tengah kesibukan menjalankan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), para personel juga turun tangan membantu proses pemakaman salah seorang warga Desa Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu, 25 Juli 2026.

    Aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa Satgas TMMD Ke-129 selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat pembangunan berlangsung, tetapi juga ketika warga sedang menghadapi musibah.

    Satgas TMMD Ke-129 Langsung Turun Membantu

    Warga yang meninggal dunia diketahui bernama Gopar bin Juhadin, warga Kampung Cikalong, Dusun Wangunjaya, Desa Parungponteng. Almarhum kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Kampung Burujul, Dusun Papandak, Desa Parungponteng.

    Tanpa diminta, personel Satgas TMMD langsung ikut membantu seluruh proses pemakaman. Mereka bersama warga bergotong royong menggali liang lahat, mengangkat keranda, hingga mengantar almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.

    Kehadiran para prajurit di tengah suasana duka pun mendapat apresiasi dari warga. Kebersamaan yang terjalin membuat suasana terasa lebih hangat dan menjadi penyemangat bagi keluarga yang ditinggalkan.

    TMMD Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur

    Selama ini, program TMMD memang identik dengan pembangunan jalan desa, tembok penahan tanah, hingga berbagai fasilitas umum lainnya. Namun di balik itu semua, ada nilai yang jauh lebih besar, yakni membangun hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat.

    Melalui kegiatan sosial seperti ini, Satgas TMMD Ke-129 menunjukkan bahwa kepedulian dan rasa kemanusiaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pelaksanaan TMMD.

  • TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya Satukan TNI, Polri, dan Warga Bangun TPT

    TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya Satukan TNI, Polri, dan Warga Bangun TPT

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Semangat kebersamaan kembali terasa hangat dalam pelaksanaan TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya. Pada Sabtu, 18 Juli 2026, personel TNI, Polri, dan masyarakat terlihat kompak membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Situ, Dusun Papandak, Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

    Sejak pagi, suasana di lokasi dipenuhi semangat gotong royong. Warga datang bergantian membantu pekerjaan bersama personel Satgas TMMD dan anggota Polri. Semua saling bahu-membahu agar pembangunan berjalan lancar dan bisa selesai sesuai target.

    Kebersamaan seperti inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama Program TMMD. Selain menghadirkan pembangunan fisik, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat.

    Kepala Desa Ikut Turun Langsung

    Kepala Desa Parungponteng, Entis Sutisna, juga hadir di tengah-tengah kegiatan. Ia ikut memberikan semangat kepada warga agar terus menjaga budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat desa.

    “Pembangunan ini merupakan hasil kebersamaan. Saya mengajak seluruh warga untuk terus bergotong royong bersama Satgas TMMD agar seluruh sasaran program dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Entis Sutisna.

    Ajakan tersebut disambut positif oleh warga. Mereka menyadari bahwa pembangunan desa akan terasa lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama.

    TPT Diharapkan Bermanfaat Jangka Panjang

    Pembangunan Tembok Penahan Tanah menjadi salah satu sasaran penting dalam TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya. Infrastruktur ini berfungsi memperkuat struktur tanah sehingga dapat mengurangi potensi longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

  • Pesta Rakyat Tasikmalaya, Wayang Golek Siap Meriahkan Warga

    Pesta Rakyat Tasikmalaya, Wayang Golek Siap Meriahkan Warga

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Ada kabar seru buat warga Tasikmalaya dan sekitarnya. Pesta Rakyat Tasikmalaya bakal digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394.

    Acara yang merupakan hasil kolaborasi Brimob Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat bersama Polres Tasikmalaya Kota ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026. Menariknya, seluruh masyarakat bisa datang dan menikmati rangkaian kegiatan ini secara gratis.

    Bukan cuma menyuguhkan hiburan, kegiatan ini juga menjadi momen untuk semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat melalui seni dan budaya khas Sunda.

    Wayang Golek Jadi Sajian Utama

    Salah satu yang paling ditunggu tentu saja penampilan Wayang Golek Giri Harja 3 Putra yang akan dipimpin langsung oleh Ki Dalang Yogaswara Sunandar Sunarya, S.I.Kom.

    Pertunjukan ini bukan hanya menghibur dengan cerita yang lucu dan menarik, tetapi juga menyampaikan pesan moral, budaya, hingga edukasi tentang keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara yang ringan.

    Komandan Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jawa Barat, Kompol Adjang Suhendar, S.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

    “Pesta Rakyat ini adalah persembahan spesial dari kami untuk masyarakat. Kami ingin merayakan Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-394 bersama-sama dengan rakyat. Lewat seni budaya Wayang Golek Giri Harja 3 Putra, kita tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat sinergi, menjaga kondusivitas, serta melestarikan kearifan lokal yang aduhung,” ujar Kompol Adjang Suhendar, S.E.

    Catat Jadwalnya

    Kalau ingin datang bersama keluarga atau teman, berikut informasi acaranya.

    Waktu

    Jumat, 10 Juli 2026