Tag: Kab. Tasikmalaya

  • Bung Yosep Curi Perhatian Di Lepas Sambut Camat Mangunreja

    Bung Yosep Curi Perhatian Di Lepas Sambut Camat Mangunreja

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Sosok Bung Yosep Mangunreja jadi perhatian saat menghadiri acara Halal Bihalal dan lepas sambut pejabat Kecamatan Mangunreja, Kamis pagi, 2 April 2026.

    Di tengah suasana penuh kehangatan, kehadiran Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Mangunreja ini tampak mencolok di antara jajaran pejabat dan tokoh masyarakat yang hadir. Momen ini sekaligus jadi bukti kuatnya peran pemuda dalam dinamika pemerintahan daerah.

    Sinergi Pemuda Dan Pemerintah Makin Terlihat

    Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini menjadi momentum penting bagi pergantian pejabat di lingkungan Kecamatan Mangunreja. Agenda utamanya adalah lepas sambut Camat serta Kasi Pemerintahan yang baru.

    Bung Yosep Mangunreja hadir dengan semangat kolaborasi. Ia tampak duduk bersama unsur masyarakat lainnya, menunjukkan bahwa Pemuda Pancasila siap berperan aktif dalam mendukung program pemerintah.

    “Kami hadir sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi pejabat lama dan menyambut pejabat baru dengan tangan terbuka. Pemuda Pancasila Mangunreja siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusifitas dan mengawal pembangunan,”

    Kehadiran ini sekaligus mempertegas bahwa organisasi kepemudaan punya posisi penting dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat kecamatan.

    Halal Bihalal Jadi Momen Silaturahmi Hangat

    Selain agenda resmi, suasana Halal Bihalal juga terasa begitu hangat. Para tamu undangan saling bersalaman dan berbincang santai.

    Semua Elemen Hadir

    Mulai dari unsur TNI dan Polri, kepala desa, hingga tokoh agama dari MUI dan DMI turut hadir dalam acara ini. Kehadiran mereka semakin memperkuat nuansa kebersamaan pasca Idul Fitri 1447 H.

    Bung Yosep Mangunreja pun terlihat aktif berbaur, menunjukkan kedekatan dengan berbagai kalangan.

  • Ceramah Persiapan Akhir Zaman Viral, Umat Diminta Perkuat Iman

    Ceramah Persiapan Akhir Zaman Viral, Umat Diminta Perkuat Iman

    SUARA SALIRA | RELIGI & RENUNGAN – Sebuah ceramah bertema persiapan menghadapi akhir zaman kembali menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Dalam ceramah tersebut, seorang ustaz menekankan pentingnya umat Islam memperkuat iman, ilmu, serta amal saleh sebagai bekal menghadapi berbagai fitnah dan kesulitan yang disebut akan muncul menjelang akhir zaman.

    Dalam kajian tersebut dijelaskan bahwa umat Islam saat ini diyakini berada pada fase yang penuh tantangan. Tekanan hidup, konflik, serta berbagai bencana disebut akan semakin sering terjadi. Oleh karena itu, umat dianjurkan untuk mempersiapkan diri, bukan hanya secara materi, tetapi terutama secara spiritual.

    Persiapan Ilmu dan Akidah Dinilai Paling Penting

    Salah satu pesan utama dalam ceramah tersebut adalah pentingnya memperdalam ilmu akidah dan tauhid sesuai dengan pemahaman generasi awal Islam. Menurut penjelasan dalam kajian itu, umat Islam di akhir zaman disebut akan terbagi menjadi dua kelompok utama, yakni orang beriman sejati dan orang yang munafik.

    Karena itu, umat diminta mempelajari dasar-dasar keimanan secara benar agar tidak terjerumus dalam kesesatan atau pemahaman yang menyimpang. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk memahami berbagai fitnah akhir zaman agar tidak mudah terpengaruh oleh kondisi politik, sosial, maupun informasi yang beredar.

    Amal Ibadah Ditekankan sebagai Benteng Utama

    Selain ilmu, ceramah tersebut juga menekankan pentingnya memperbanyak ibadah dan amal saleh. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain menjaga salat lima waktu berjamaah di masjid, memperbanyak membaca Al-Qur’an, berinfak dan bersedekah, serta memperbanyak doa.

    Dalam ceramah itu juga disebutkan bahwa membaca Al-Qur’an secara rutin dipercaya dapat menjadi pelindung dari berbagai musibah serta menjaga ketenangan hati di tengah situasi sulit.

    Pentingnya Komunitas Orang Beriman

    Umat Islam juga dianjurkan untuk membangun komunitas yang kuat dan saling mendukung dalam kebaikan. Komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi tempat saling mengingatkan dalam ibadah serta menjaga nilai-nilai keimanan.

  • Jembatan Garuda Di Cineam Diresmikan Dandim 0612 Tasikmalaya

    Jembatan Garuda Di Cineam Diresmikan Dandim 0612 Tasikmalaya

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Suasana di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, terasa berbeda pada Senin, 9 Maret 2026. Di tengah alam yang masih hijau dan asri, sebuah jembatan gantung berdiri membentang di atas aliran Sungai Leuwi Hieum.

    Momen ini menjadi bagian dari kegiatan Launching Jembatan Garuda Cineam yang digelar secara nasional oleh TNI Angkatan Darat. Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., turut mengikuti kegiatan tersebut melalui video conference bersama jajaran TNI AD dari berbagai daerah di Indonesia.

    Bagi sebagian orang, jembatan mungkin hanya terlihat sebagai infrastruktur biasa. Namun bagi warga sekitar, jembatan ini punya arti yang jauh lebih besar. Kehadirannya menjadi jalur baru yang mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat.

    Launching Jembatan Garuda Cineam Jadi Bagian Program Nasional

    Program Launching Jembatan Garuda Cineam merupakan bagian dari program pembangunan 200 jembatan yang digagas TNI Angkatan Darat.

    Kegiatan nasional tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Melalui program ini, TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga ikut membantu membuka akses bagi masyarakat di berbagai wilayah.

    Di Desa Ancol, Kecamatan Cineam, kegiatan ini terasa cukup hangat. Warga, perangkat desa, serta unsur Forkopimcam hadir bersama dalam satu lokasi.

    Selain acara launching, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar.

    Akses Baru Warga Ancol Dan Rajadatu

    Keberadaan jembatan gantung Leuwi Hieum kini menjadi akses penting bagi warga Desa Ancol dan Desa Rajadatu. Jalur yang sebelumnya sulit dilalui kini berubah menjadi rute yang lebih aman dan cepat.

  • Koramil 1207 Cisayong Dan Gandara Group Berbagi 500 Takjil Gratis

    Koramil 1207 Cisayong Dan Gandara Group Berbagi 500 Takjil Gratis

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Koramil 1207 Cisayong bagi 500 takjil gratis di Jalan Raya Cisayong saat Ramadhan 2026. Momen ini terjadi pada Senin sore, 2 Maret 2026, tepat menjelang waktu berbuka puasa.

    Biasanya, suasana di depan markas Koramil terlihat tegas dan penuh disiplin. Namun kali ini berbeda. Prajurit TNI bersama ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana berdiri di pinggir jalan sambil tersenyum ramah.

    Mereka menghentikan pengendara motor, mobil, pejalan kaki, hingga santri. Tapi tenang, bukan razia. Mereka justru membagikan paket takjil gratis untuk berbuka.

    Koramil 1207 Cisayong Bagi 500 Takjil Bersama Gandara Group

    Aksi sosial ini hasil kolaborasi Koramil 1207/Cisayong dengan Gandara Group. Kebersamaan ini jadi bukti kalau TNI dan pihak swasta bisa kompak berbagi kebaikan.

    Komandan Rayon Militer 1207/Cisayong, Letnan Dua Infanteri Mahfudin, S.M., mengatakan kegiatan ini sengaja digelar untuk mempererat hubungan dengan masyarakat.

    “Hari ini kami membagikan sedikitnya 500 paket takjil kepada masyarakat, santri, dan pengendara yang melintas. Ini adalah momen untuk membangun kebersamaan dan mendekatkan diri dengan rakyat di bulan yang penuh magfirah ini,” ujar Letda Inf. Mahfudin.

    Menurutnya, Ramadhan memang waktu terbaik untuk berbagi. Selain membantu warga yang masih di perjalanan, kegiatan ini juga mempererat kekompakan prajurit dan anggota Persit.

    Warga Terharu Dan Merasa Terbantu

    Awalnya beberapa pengendara terlihat kaget saat diberhentikan. Namun setelah tahu akan diberi takjil, wajah mereka langsung berubah cerah.

    Salah satunya Ujang, pengendara motor yang kebetulan melintas.

    “Alhamdulillah, terima kasih Bapak-bapak TNI dan Ibu-ibu Persit. Kebetulan saya masih di jalan saat jam buka hampir tiba. Semoga berkah untuk semua,” tuturnya penuh syukur.

    Ramadhan 2026 Penuh Kebersamaan

    Suasana sore itu terasa hangat. Senyum, sapa, dan ucapan terima kasih terdengar silih berganti. Tidak hanya soal takjil, tapi juga soal kedekatan dan rasa peduli.

  • Dandim 0612 Tasikmalaya Temani Gubernur Jabar Safari Ramadhan Rajapolah

    Dandim 0612 Tasikmalaya Temani Gubernur Jabar Safari Ramadhan Rajapolah

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Dandim 0612 Tasikmalaya Safari Ramadhan Rajapolah jadi momen yang hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini digelar di Lapang Sepak Bola Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, 25 Februari 2026.

    Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., hadir langsung mendampingi Gubernur Jawa Barat. Kehadiran beliau jadi bukti kalau TNI selalu siap mendukung kegiatan pemerintah daerah, apalagi di bulan suci Ramadhan.

    Safari Ramadhan Rajapolah Dipadati Warga

    Sejak sore, warga sudah berdatangan. Lapangan pun dipenuhi ribuan masyarakat yang ingin ikut merasakan suasana Safari Ramadhan Rajapolah. Selain unsur Forkopimda, hadir juga tokoh agama dan tokoh masyarakat.

    Acara berlangsung tertib dan khidmat. Tausiyah disampaikan oleh KH. Ahmad Munafiq, pengasuh Pondok Pesantren Minggir. Ia mengingatkan pentingnya memperkuat iman, menjaga ukhuwah islamiyah, serta tetap solid sebagai bangsa, terutama di bulan Ramadhan.

    Perkuat Silaturahmi dan Sinergi

    Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han. menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat.

    “Kegiatan ini menjadi sarana memperkuat sinergitas serta kebersamaan antara aparat dan masyarakat, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di bulan yang penuh berkah,” ujar Dandim.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat juga mengajak warga menjadikan Ramadhan sebagai waktu terbaik untuk memperbaiki diri. Ia pun menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan suasana kondusif di lingkungan masing-masing.

  • Kodim 0612 Tegaskan Jejak Juang KH Zainal Musthafa

    Kodim 0612 Tegaskan Jejak Juang KH Zainal Musthafa

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Jejak Juang KH Zainal Musthafa kembali terasa kuat di Singaparna pada Rabu, 25 Februari 2026. Pagi itu suasananya berbeda. Bukan cuma karena upacara yang tertib dan penuh penghormatan, tapi karena semangat perjuangan kembali diingatkan bersama.

    Jejak Juang KH Zainal Musthafa bukan sekadar cerita lama. Nilai perjuangannya masih relevan sampai sekarang. Itulah yang terasa dalam peringatan yang digelar dengan khidmat tersebut.

    Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., hadir langsung di lokasi. Kehadirannya jadi simbol bahwa semangat ulama pejuang ini tetap dijaga dan dihormati lintas generasi.

    Jejak Juang KH Zainal Musthafa Jadi Pengingat Bersama

    Sejumlah unsur Forkopimda juga ikut hadir. Di antaranya Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Danlanud Wiriadinata, perwakilan Danbrigif 13 Galuh Kostrad, perwakilan Dan Wingkal, perwakilan Danyon D Pelopor Sat Brimob Polda Jawa Barat, jajaran Asisten Setda Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Ketua PCNU Kabupaten Tasikmalaya sekaligus keluarga besar KH Zainal Musthafa, serta para kepala SKPD.

    Semua berdiri sejajar. Tidak ada jarak. Yang ada hanya rasa hormat pada sosok yang dulu berani melawan ketidakadilan.

    Semangat Juang Yang Tak Lekang Zaman

    Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim menyampaikan pesan yang kuat.

    “Peringatan ini menjadi momentum untuk meneladani semangat juang dan keteguhan prinsip beliau dalam membela kebenaran dan tanah air,” ungkapnya.

    Kalimat itu terasa dalam. Apalagi di tengah zaman yang serba cepat seperti sekarang. Generasi muda butuh figur yang teguh, berani, dan konsisten.

  • Jalan Cepat Hancur Cahyono Singgung Kendaraan ODOL

    Jalan Cepat Hancur Cahyono Singgung Kendaraan ODOL

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Kendaraan ODOL atau Over Dimension Over Load kembali jadi sorotan. Dalam liputan Senin, 23 Februari 2026, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono, menegaskan bahwa kendaraan ODOL menjadi salah satu penyebab utama jalan cepat rusak, terutama di wilayah Ciwarak.

    Perlu diketahui, kendaraan ODOL adalah singkatan dari Over Dimension Over Load. Over Dimension berarti ukuran kendaraan melebihi standar yang diizinkan. Sementara Over Load berarti muatannya melampaui batas tonase sesuai kelas jalan.

    Jalan Dirancang Sesuai Standar

    Menurut Cahyono, pembangunan jalan tidak dibuat sembarangan. Semua sudah melalui proses perencanaan matang dan mengikuti standar teknis yang berlaku.

    “Kita merancang untuk konstruksi jalan itu sesuai spesifikasi, sesuai SNI, sesuai arahan Kementerian PUPR. Kita merancang jalan itu kuat menahan beban hidup dan mati maksimal 10 ton,” ujar Cahyono.

    Artinya, jalan memang dirancang untuk beban maksimal 10 ton. Namun kenyataannya, kendaraan ODOL di lapangan sering membawa muatan jauh di atas batas tersebut.

    Muatan Berlebih Bikin Jalan Cepat Hancur

    Cahyono menyebut, tidak sedikit kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) yang membawa beban hingga 20 sampai 30 ton. Kondisi ini tentu mempercepat kerusakan infrastruktur.

    “Ketika sudah dibangun dan bisa digunakan masyarakat, tolong pakai sesuai arahan yang dirancang. Tapi yang terjadi malah melebihi tonase. Ada yang bawa 20 ton, 30 ton. Apa yang terjadi? Ya hancur!” tegasnya.

    Karena itu, ia berharap pengawasan terhadap kendaraan ODOL bisa lebih diperketat. Jika tidak, perbaikan jalan akan terus berulang dan anggaran pun terkuras.

    Semua Punya Peran

    Selain pengawasan, Cahyono juga menyinggung pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga fasilitas publik.

  • BPBD Ingatkan APD Proyek Konstruksi Wajib Dipakai

    BPBD Ingatkan APD Proyek Konstruksi Wajib Dipakai

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Keselamatan itu bukan formalitas. Soal APD proyek konstruksi, BPBD Kabupaten Tasikmalaya kembali mengingatkan semua pihak agar tidak main-main. Liputan ini kami siarkan berdasarkan kejadian pada Senin, 23 Februari 2026, di wilayah Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras.

    Masih ditemukan pekerja proyek yang bekerja tanpa Alat Pelindung Diri. Padahal, aturan soal keselamatan kerja sudah jelas. Helm, rompi, sepatu safety, dan perlengkapan lainnya bukan sekadar pelengkap. Itu pelindung nyawa.

    APD Proyek Konstruksi Bukan Sekadar Aturan

    Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Cahyono, menyampaikan langsung keprihatinannya. Menurutnya, persoalan ini bukan hanya terjadi di satu proyek saja.

    “Kami akui, bukan hanya di pekerjaan BPBD saja, tapi di beberapa pekerjaan lain juga sama. Ini kembali ke karakter pekerja kasarnya, atau ‘kuli bangunan’ kalau kata orang daerah. Sangat sulit untuk diingatkan,” ujar Cahyono dengan nada serius.

    Ia menegaskan, penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) wajib dijalankan. Bukan cuma ditulis di dokumen, tapi benar-benar diterapkan di lapangan.

    Kalau Bandel, Siap-Siap Kena Sanksi

    Nah, ini yang perlu jadi perhatian. Jika aturan APD proyek konstruksi tetap diabaikan, pemerintah tidak tinggal diam.

    Tahapan Sanksi

    Pertama, teguran tertulis tahap satu dan dua.

    Kedua, Surat Peringatan jika masih membandel.

    Ketiga, denda finansial sesuai kontrak kerja.

    Semua itu sudah sesuai regulasi dari Kementerian PUPR dan aturan pemerintah pusat. Jadi, bukan sekadar ancaman.

    Kontraktor Harus Lebih Peduli

    Selain pekerja, penyedia jasa atau kontraktor juga diminta lebih aktif mengawasi timnya. Jangan tunggu kecelakaan terjadi baru bergerak.

  • 100 Easy Listening Nostalgia Indonesia Dan Mancanegara

    100 Easy Listening Nostalgia Indonesia Dan Mancanegara

    SUARA SALIRA | NOSTALGIA & KENANGAN – Easy Listening Nostalgia selalu punya tempat di hati pendengar. Lagu-lagu ini lembut, penuh kenangan, dan nyaman diputar kapan saja. Karena itu, banyak yang menjadikannya playlist wajib saat santai, bekerja, atau perjalanan jauh.

    Berikut master list 100 Easy Listening Nostalgia pilihan yang terbagi dalam lagu Indonesia dan mancanegara.

    Easy Listening Nostalgia Indonesia (1–50)

    Deretan lagu Indonesia ini sudah terbukti lintas generasi.

    1. Kemesraan — Iwan Fals
    2. Kala Cinta Menggoda — Chrisye
    3. Aku Begini Kamu Begitu — Broery Marantika
    4. Burung Camar — Vina Panduwinata
    5. Bintang Kehidupan — Nike Ardilla
    6. Mengapa Tak Pernah Jujur — Dian Piesesha
    7. Hati Yang Luka — Betharia Sonata
    8. Kaulah Segalanya — Rita Effendy
    9. Takkan Terganti — Marcell
    10. Kenangan Terindah — Samsons
    11. Dan — Sheila On 7
    12. Kangen — Dewa 19
    13. Mungkinkah — Stinky
    14. Biarkanlah — Reza Artamevia
    15. Hampa — Ari Lasso
    16. Kasih Putih — Glenn Fredly
    17. Bunda — Melly Goeslaw
    18. Jika — Ungu
    19. Seperti Yang Dulu — Ungu
    20. Semua Tentang Kita — Peterpan
    21. Cinta Luar Biasa — Andi Meriem Mattalatta
    22. Barcelona — Fariz RM
    23. Berita Kepada Kawan — Ebiet G Ade
    24. Arti Kehadiranmu — Nugie
    25. Terlalu Manis — Slank
    26. Cinta — Krisdayanti
    27. Sephia — Sheila On 7
    28. Roman Picisan — Dewa 19
    29. Tak Bisakah — Peterpan
    30. Andaikan Kau Datang Kembali — Koes Plus
    31. Sewindu — Tia Afida
    32. Januari — Glenn Fredly
    33. Cobalah Mengerti — NOAH
    34. Separuh Nafas — Dewa 19
    35. Untukku — Chrisye
    36. Sandiwara Cinta — Nike Ardilla
    37. Kisah Kasih di Sekolah — Chrisye
    38. Malam Pertama — Broery Marantika
    39. Hanya Rindu — Fariz RM
    40. Camelia — Ebiet G Ade
    41. Kolam Susu — Koes Plus
    42. Yang Penting Happy — Jamal Mirdad
    43. Nostalgia SMA — Nugie
    44. Mengapa — Krisdayanti
    45. Tak Ingin Sendiri — Dian Piesesha
    46. Cinta Kita — Vina Panduwinata
    47. Badai Pasti Berlalu — Chrisye
    48. Biarlah Sendiri — Broery Marantika
    49. Ku Tak Bisa — Slank
    50. Rindu Ini — Samsons

    Lagu-lagu ini identik dengan radio era 80an, 90an, hingga 2000an awal. Nuansanya romantis, syahdu, dan penuh cerita.

    Easy Listening Nostalgia Mancanegara (51–100)

    Tidak hanya Indonesia, lagu dunia juga mendominasi playlist Easy Listening Nostalgia.

    1. Making Love Out of Nothing at All — Air Supply
    2. Yesterday Once More — The Carpenters
    3. Nothing’s Gonna Change My Love for You — Glenn Medeiros
    4. Careless Whisper — George Michael
    5. Right Here Waiting — Richard Marx
    6. Endless Love — Lionel Richie
    7. Hello — Lionel Richie
    8. I Want to Know What Love Is — Foreigner
    9. How Am I Supposed to Live Without You — Michael Bolton
    10. Please Forgive Me — Bryan Adams
    11. More Than Words — Extreme
    12. My Heart Will Go On — Celine Dion
    13. If — Bread
    14. Hard to Say I’m Sorry — Chicago
    15. Arthur’s Theme — Christopher Cross
    16. Truly Madly Deeply — Savage Garden
    17. To Be With You — Mr. Big
    18. Have I Told You Lately — Rod Stewart
    19. When I Need You — Leo Sayer
    20. You Raise Me Up — Westlife
    21. From This Moment On — Shania Twain
    22. Unchained Melody — The Righteous Brothers
    23. Can’t Help Falling in Love — Elvis Presley
    24. Bridge Over Troubled Water — Simon & Garfunkel
    25. How Deep Is Your Love — Bee Gees
    26. If Ever You’re in My Arms Again — Peabo Bryson
    27. Take My Breath Away — Berlin
    28. Woman in Love — Barbra Streisand
    29. Against All Odds — Phil Collins
    30. All by Myself — Eric Carmen
    31. Total Eclipse of the Heart — Bonnie Tyler
    32. Time After Time — Cyndi Lauper
    33. Always — Bon Jovi
    34. Angel — Sarah McLachlan
    35. Fields of Gold — Sting
    36. Hero — Mariah Carey
    37. Vision of Love — Mariah Carey
    38. Baby Can I Hold You — Tracy Chapman
    39. Killing Me Softly — Roberta Flack
    40. The Rose — Bette Midler
    41. Sometimes When We Touch — Dan Hill
    42. Emotion — Samantha Sang
    43. Desperado — Eagles
    44. Hotel California Acoustic — Eagles
    45. Drive — The Cars
    46. Waiting for a Girl Like You — Foreigner
    47. I’ll Be Over You — Toto
    48. Rosanna Acoustic Feel — Toto
    49. Open Arms — Journey
    50. Faithfully — Journey

    Deretan lagu ini menjadi simbol era romantis dan balada dunia. Sampai hari ini, tetap sering diputar di radio nostalgia.

    Kenapa Easy Listening Nostalgia Tetap Populer?

    Pertama, musiknya nyaman di telinga.
    Kedua, liriknya kuat dan mudah diingat.
    Ketiga, membawa kenangan masa lalu.

  • Miris! Proyek APBD Longsor Tasikmalaya Abaikan Keselamatan Kerja

    Miris! Proyek APBD Longsor Tasikmalaya Abaikan Keselamatan Kerja

    SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Suara Salira melaporkan sorotan publik terhadap dugaan pengabaian K3 Proyek Longsor Tasikmalaya pada pekerjaan penanganan darurat longsor di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

    Kasus ini jadi perbincangan karena proyeknya bernilai miliaran rupiah. Namun, di sisi lain, keselamatan pekerja diduga belum jadi prioritas utama. Peristiwa ini ramai dibicarakan setelah aktivitas proyek terlihat pada Minggu, 22 Januari 2026.

    Kondisi Lapangan K3 Proyek Longsor Tasikmalaya

    Di lokasi proyek Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, pekerja terlihat tetap bekerja di area rawan longsor. Beberapa di antaranya diduga tidak menggunakan alat pelindung diri lengkap.

    Padahal, area proyek memiliki potensi bahaya tinggi. Tebing curam, material longsoran, serta batu bronjong menjadi risiko serius jika tidak disertai perlindungan keselamatan kerja.

    Nilai Dan Pelaksana Proyek

    Dari papan informasi proyek, pekerjaan ini bernilai Rp1.811.827.800,00. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV. AMAR MITRA INTI dan bersumber dari APBD melalui BPBD Kabupaten Tasikmalaya tahun anggaran 2026.

    Suara Warga Soal Kondisi Proyek

    Kondisi ini membuat warga sekitar merasa khawatir. Salah satu warga yang sering melintas menyampaikan keprihatinannya.

    “Sangat miris melihatnya. Ini proyek besar, miliaran rupiah, tapi pekerjanya seolah dibiarkan bertaruh nyawa. Kondisinya sangat ekstrem, mereka bekerja di area rawan tanpa helm, sepatu bot yang layak, apalagi pelindung lainnya. Jangan sampai ada korban jiwa baru semua pihak saling menyalahkan,”

    Aturan Keselamatan Kerja Yang Seharusnya Diterapkan

    Dalam aturan ketenagakerjaan Indonesia, perusahaan wajib menyediakan alat pelindung diri. Selain itu, pengawasan dari pemberi kerja juga wajib berjalan maksimal.