SUARA SALIRA | KESEHATAN & KEBUGARAN — Ada cerita menarik yang sedang mulai dirancang di balik aktivitas Suara Salira, radio internet 24 jam dengan semboyan “100 Persen Nostalgia”. Bukan hanya soal musik dan kenangan, kali ini muncul sebuah ide usaha yang cukup sederhana, tetapi punya potensi untuk dikembangkan. Namanya Teh Daun Bidara.
Liputan ini dilakukan pada 9 Agustus 2026. Ide tersebut berawal dari hal yang sebenarnya sudah tersedia di sekitar kebun, yaitu pohon bidara yang tumbuh subur dan cukup besar.
Daripada hanya dibiarkan tumbuh sebagai tanaman di kebun, muncul pemikiran sederhana: bagaimana kalau daun bidara tersebut diolah menjadi produk yang bisa dinikmati banyak orang?
Dari situlah ide membuat Teh Daun Bidara mulai muncul.
Dari Daun Bidara Menjadi Teh Herbal
Konsepnya cukup sederhana. Daun bidara yang sudah dipilih nantinya dikeringkan terlebih dahulu. Setelah kering, daun dapat diproses dan dikemas dalam bentuk kantong teh atau tea bag.
Cara menikmatinya pun tidak jauh berbeda dengan teh celup pada umumnya. Satu kantong teh cukup dimasukkan ke dalam cangkir, kemudian diseduh menggunakan air panas.
Tinggal menunggu beberapa menit, seduhan herbal pun siap dinikmati.
Namun, tentu saja proses sebenarnya tidak sesederhana memasukkan daun ke dalam kantong teh. Ada banyak hal yang nantinya harus diperhatikan, mulai dari pemilihan daun, kebersihan, teknik pengeringan, kadar air, aroma, rasa, hingga jenis kemasan.
Sebab, kalau ingin menjadi produk UMKM yang serius, kualitas harus dibuat konsisten.
Apa Manfaat Teh Daun Bidara?
Daun bidara sendiri dikenal memiliki berbagai senyawa alami, termasuk kelompok flavonoid dan senyawa fenolik yang dalam penelitian memiliki aktivitas antioksidan.










