SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Satgas TMMD Ke-129 kembali memperlihatkan kalau pengabdian TNI kepada masyarakat bukan cuma soal membangun jalan atau infrastruktur. Di tengah kesibukan menjalankan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), para personel juga turun tangan membantu proses pemakaman salah seorang warga Desa Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Aksi sederhana namun penuh makna ini menjadi bukti bahwa Satgas TMMD Ke-129 selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat pembangunan berlangsung, tetapi juga ketika warga sedang menghadapi musibah.
Satgas TMMD Ke-129 Langsung Turun Membantu
Warga yang meninggal dunia diketahui bernama Gopar bin Juhadin, warga Kampung Cikalong, Dusun Wangunjaya, Desa Parungponteng. Almarhum kemudian dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Kampung Burujul, Dusun Papandak, Desa Parungponteng.
Tanpa diminta, personel Satgas TMMD langsung ikut membantu seluruh proses pemakaman. Mereka bersama warga bergotong royong menggali liang lahat, mengangkat keranda, hingga mengantar almarhum menuju tempat peristirahatan terakhir.
Kehadiran para prajurit di tengah suasana duka pun mendapat apresiasi dari warga. Kebersamaan yang terjalin membuat suasana terasa lebih hangat dan menjadi penyemangat bagi keluarga yang ditinggalkan.
TMMD Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur
Selama ini, program TMMD memang identik dengan pembangunan jalan desa, tembok penahan tanah, hingga berbagai fasilitas umum lainnya. Namun di balik itu semua, ada nilai yang jauh lebih besar, yakni membangun hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat.
Melalui kegiatan sosial seperti ini, Satgas TMMD Ke-129 menunjukkan bahwa kepedulian dan rasa kemanusiaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pelaksanaan TMMD.
Karena itu, keberadaan Satgas bukan hanya membawa perubahan secara fisik, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Gotong Royong Tetap Jadi Kekuatan Desa
Semangat gotong royong yang terlihat dalam prosesi pemakaman ini menjadi cerminan kuatnya budaya masyarakat Indonesia. Ketika warga dan TNI saling membantu tanpa memandang kepentingan pribadi, tercipta rasa aman, saling peduli, dan kekeluargaan yang semakin erat.
Di balik aktivitas pembangunan yang terus berjalan, Satgas TMMD Ke-129 kembali membuktikan bahwa pengabdian sejati bukan hanya soal membangun desa, tetapi juga selalu hadir mendampingi masyarakat dalam setiap momen kehidupan, termasuk saat menghadapi kehilangan.
Bagi masyarakat Parungponteng, kehadiran Satgas TMMD hari itu bukan sekadar membantu proses pemakaman. Lebih dari itu, mereka menghadirkan rasa kebersamaan yang menjadi kekuatan saat duka menyelimuti sebuah keluarga.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah

