SUARA SALIRA | INVESTASI – Kamis, 12 Februari 2026
Free Float Saham Bank Mandiri Dan Struktur Sahamnya
Buat Sahabat yang mulai belajar investasi saham, istilah free float saham Bank Mandiri penting untuk dipahami. Konsep ini membantu memahami kenapa harga saham bisa naik turun, dan kenapa tidak semua saham bisa bebas diperjualbelikan di pasar.
Secara sederhana, free float adalah jumlah saham yang beredar bebas di publik dan bisa diperjualbelikan setiap hari di Bursa Efek Indonesia.
Apa Itu Free Float Saham Bank Mandiri
Free float saham Bank Mandiri adalah bagian saham BMRI yang dimiliki publik dan bisa diperdagangkan bebas di pasar.
Artinya:
- Bisa dibeli investor retail
- Bisa dijual kapan saja
- Mempengaruhi likuiditas saham
- Mempengaruhi pergerakan harga saham
Semakin besar free float, biasanya semakin aktif saham diperdagangkan.
Struktur Saham Dan Free Float Bank Mandiri
Secara total, Bank Mandiri memiliki sekitar 93,33 miliar lembar saham beredar (data per artikel ini diterbitkan).
Dari jumlah tersebut, sekitar 36,69 miliar lembar saham termasuk kategori free float atau saham yang beredar di publik.
Kalau dihitung secara persentase, free float Bank Mandiri kira-kira berada di kisaran: sekitar 39% – 45% (tergantung metode perhitungan dan data periode).
Sementara sisanya dimiliki pemegang saham besar, terutama Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendali.
Struktur seperti ini umum pada saham BUMN, karena pemerintah tetap menjaga kontrol terhadap perusahaan strategis.
Kenapa Tidak Semua Saham Bisa Dibeli Publik
Kalau semua saham bebas dijual, perusahaan bisa kehilangan kontrol.
Karena itu ada saham yang:
- Dimiliki pemerintah
- Dimiliki institusi besar
- Dimiliki pendiri atau manajemen
Tujuannya menjaga stabilitas kepemilikan dan arah perusahaan.
Apa Yang Terjadi Kalau Free Float Terlalu Kecil
Kalau free float kecil (misalnya 5%), biasanya terjadi:
1. Harga Mudah Dimainkan
Sedikit transaksi saja bisa menggerakkan harga.
2. Likuiditas Rendah
Sulit beli atau jual dalam jumlah besar.
3. Spread Harga Lebar
Selisih harga beli dan jual bisa jauh.











