Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

Tujuh Tahun Rusak, Warga Leuwibudah Patungan Perbaiki Jalan

September 18, 2026

Upacara 17 September, Kodim 0612 Ingatkan Bijak Bermedia

September 17, 2026

Pekerja Tanpa APD, Proyek SMAN 7 Jadi Sorotan

September 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Friday, September 18
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Berita

    Tujuh Tahun Rusak, Warga Leuwibudah Patungan Perbaiki Jalan

    September 18, 2026

    Upacara 17 September, Kodim 0612 Ingatkan Bijak Bermedia

    September 17, 2026

    Pekerja Tanpa APD, Proyek SMAN 7 Jadi Sorotan

    September 14, 2026

    Anniversary GMC Tasikmalaya ke-9, Persahabatan Makin Solid

    September 13, 2026

    PGRI Kabupaten Ciamis Kompak Bantu Korban Musibah

    September 11, 2026
  • Partnership
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
Suara SaliraSuara Salira
Home » Tujuh Tahun Rusak, Warga Leuwibudah Patungan Perbaiki Jalan
Berita

Tujuh Tahun Rusak, Warga Leuwibudah Patungan Perbaiki Jalan

Suara SaliraSuara SaliraSeptember 18, 20262 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

SUARA SALIRA | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Jalan Rusak Leuwibudah membuat warga Desa Leuwibudah, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya turun tangan sendiri. Jalan yang menghubungkan Babakan Loa dengan Warung Adon itu sudah mengalami kerusakan sejak 2019.

Bukannya semakin baik, kondisi jalan justru terus dikeluhkan warga. Lubang dan permukaan jalan yang terjal membuat aktivitas masyarakat menjadi kurang nyaman.

Padahal, jalan tersebut cukup penting bagi warga. Setiap hari, akses ini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, berdagang, bersekolah, hingga aktivitas lainnya.

Persoalan ini kembali disampaikan warga saat ditemui pada Selasa, 16 September 2026.

“Sudah dari 2019 sampai sekarang, tak ada perhatian sama sekali dari pemimpin desa. Tiap tahun anggaran desa ada, tapi jalan kami tak pernah diperbaiki,” ungkap seorang warga, Selasa (16/9/2026).

Jalan Rusak Leuwibudah Bikin Warga Bergerak

Karena perbaikan dari pemerintah desa belum kunjung terlihat, warga akhirnya memilih melakukan sesuatu yang bisa mereka lakukan.

Mereka mengumpulkan dana seadanya. Setelah itu, warga bergotong royong memperbaiki bagian jalan yang dianggap paling membutuhkan penanganan.

Perbaikan tersebut dilakukan secara swadaya. Cara ini menjadi solusi sementara supaya jalan masih bisa dilewati dan aktivitas warga tidak terlalu terganggu.

Namun, kemampuan warga tentu terbatas. Perbaikan yang dilakukan hanya berupa tambal sulam dengan dana seadanya.

Baru Diperbaiki, Jalan Kembali Rusak

Masalahnya, perbaikan sederhana ternyata tidak cukup menghadapi kondisi cuaca. Air hujan kembali mengikis dan merusak bagian jalan yang sudah diperbaiki.

Akibatnya, kondisi jalan kembali memprihatinkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Warga pun berharap perbaikan tidak berhenti pada tambal sulam. Mereka ingin ada penanganan yang lebih serius dan menyeluruh dari pemerintah.

Warga Minta Pemerintah Turun Langsung

Bagi warga, kondisi Jalan Rusak Leuwibudah bukan persoalan kecil. Jalan tersebut menjadi akses penting untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Karena itu, warga berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya ikut turun melihat kondisi jalan secara langsung.

Masyarakat juga meminta pemerintah mengevaluasi penanganan infrastruktur di Desa Leuwibudah. Termasuk, perhatian terhadap kebutuhan warga dan transparansi dalam penggunaan anggaran desa.

Warga menilai, pembangunan jalan seharusnya tidak sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat melalui swadaya.

Pemerintah Desa Belum Beri Penjelasan

Sampai berita ini diturunkan, Pemerintah Desa Leuwibudah, khususnya Kepala Desa, belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga mengenai kondisi jalan tersebut.

Warga berharap persoalan ini segera mendapatkan perhatian. Mereka ingin jalan yang menjadi akses sehari-hari itu bisa diperbaiki secara layak, bukan hanya kembali ditambal ketika kondisinya sudah semakin rusak.

Untuk sementara, warga masih mengandalkan upaya swadaya. Namun, mereka tetap berharap pemerintah hadir memberikan solusi yang lebih permanen.

Reporter: Tim HIPSI
Editor: P. Pirmansyah

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Upacara 17 September, Kodim 0612 Ingatkan Bijak Bermedia

September 17, 2026

Pekerja Tanpa APD, Proyek SMAN 7 Jadi Sorotan

September 14, 2026

Anniversary GMC Tasikmalaya ke-9, Persahabatan Makin Solid

September 13, 2026
Postingan Terbaru

Waspadai Abu Vulkanik, Satlantas Bagikan Masker ke Pengendara

September 7, 20264 Views

Becak Listrik Ciamis, 160 Pengemudi Dapat Bantuan Presiden

September 6, 20264 Views

5 Pilar Berkendara Aman Jadi Pesan Kodim 0612 Tasikmalaya

September 3, 202610 Views

Kampung Zakat Ciamis Capai 15, Terbanyak di Jawa Barat

September 1, 20263 Views

Kebakaran TPA Tasikmalaya, TNI Ikut Turun Padamkan Api

August 28, 20261 Views

FOSSMA Apresiasi Polisi Ungkap Kasus Uang Palsu Cipedes

August 27, 20262 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.