SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Program Bantuan Sembako Ciamis kembali hadir menyapa warga yang sedang menghadapi kesulitan hidup. Kali ini, H. Wahyu turun langsung menemui masyarakat dalam kegiatan Jumat Berkah yang digelar pada Jumat, 29 Mei 2026.
Bukan sekadar datang membawa bantuan, H. Wahyu juga ingin melihat langsung kondisi masyarakat yang membutuhkan. Karena menurutnya, membantu sesama harus dilakukan dengan melihat kenyataan yang ada di lapangan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah paket sembako dibagikan langsung kepada warga. Isinya berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, garam, susu, hingga mi instan.
Memaknai Kurban Dengan Cara Berbeda
Bagi H. Wahyu, membantu warga juga merupakan bagian dari cara dirinya memaknai kurban.
“Kurban itu berasal dari kata qaraba, yaqrabu, qurbanan, yang artinya mendekatkan diri kepada Tuhan semesta alam. Kalau orang lain mungkin bersedekahnya pakai daging, saya dengan cara saya sendiri. Berkurban itu tidak mesti harus membantai atau menyakiti makhluk lain. Justru inilah versi cara berkurban saya, yaitu membantu langsung keluarga yang membutuhkan,”
Menurutnya, bantuan berupa sembako justru lebih bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang kesulitan.
Kondisi Keluarga Ibu Tuti Bikin Hati Tergerak
Salah satu keluarga yang didatangi dalam kegiatan Bantuan Sembako Ciamis kali ini adalah keluarga Ibu Tuti di kawasan Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Ciamis.
Kondisi rumah yang ditempati keluarga tersebut cukup memprihatinkan. Beberapa bagian rumah mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian dapur dan kamar.
Di tengah kondisi tersebut, Ibu Tuti harus merawat bayi berusia satu bulan dan seorang balita yang masih berusia dua tahun.










