Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Lagu di Suara Salira
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

Anniversary GMC Tasikmalaya ke-9, Persahabatan Makin Solid

September 13, 2026

PGRI Kabupaten Ciamis Kompak Bantu Korban Musibah

September 11, 2026

Polisi Cilik Tasikmalaya Siap Berlaga di Polda Jabar

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Monday, September 14
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Tentang Kami
  • Berita

    Anniversary GMC Tasikmalaya ke-9, Persahabatan Makin Solid

    September 13, 2026

    PGRI Kabupaten Ciamis Kompak Bantu Korban Musibah

    September 11, 2026

    Polisi Cilik Tasikmalaya Siap Berlaga di Polda Jabar

    September 11, 2026

    Benda Mirip Bom Rakitan di Tasikmalaya Ternyata Tanpa Peledak

    September 11, 2026

    Waspadai Abu Vulkanik, Satlantas Bagikan Masker ke Pengendara

    September 7, 2026
  • Partnership
  • Lagu di Suara Salira
  • LIVE
  • Kontak
Suara SaliraSuara Salira
Home » Warga Dikenai Uang ‘Gerenti’, Imigrasi Karimun Diduga Pungli, LSM Ngadu ke Jakarta!
Berita

Warga Dikenai Uang ‘Gerenti’, Imigrasi Karimun Diduga Pungli, LSM Ngadu ke Jakarta!

Suara SaliraSuara SaliraAugust 6, 20252 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

SUARA SALIRA | KAB. KARIMUN – Cari kerja di kampung halaman ternyata bukan perkara gampang buat sebagian warga Karimun, apalagi yang sudah berumur dan nggak punya keahlian khusus. Alhasil, banyak yang nekat berangkat ke Malaysia buat nyari rezeki, walau cuma bermodal paspor pelancong.

Tapi, langkah mereka malah dihadang isu kurang sedap. Ada kabar miring soal praktik pungli (pungutan liar) yang katanya dilakukan oleh oknum petugas imigrasi di Pelabuhan Domestik Karimun. Biaya yang disebut-sebut sebagai “uang gerenti” ini diduga jadi lahan basah buat oknum nggak bertanggung jawab.

Menurut hasil selidik dari tim LSM Forkorindo bareng beberapa jurnalis, sebelum berangkat ke Malaysia, para calon pekerja harus bayar lagi ke agen sekitar Rp1.050.000 per orang, yang katanya termasuk biaya gerenti tadi.

Merasa nggak beres, LSM Forkorindo langsung kirim surat resmi ke Kepala Kantor Imigrasi Karimun buat minta penjelasan. Tapi, sampai sekarang? Sepi-sepi aja tuh, nggak ada jawaban resmi dari pihak Imigrasi.

Ketua Umum Forkorindo, Tohom Sinaga, juga nggak tinggal diam. Dia sampe ketemu Wakil Menteri Hukum dan HAM Bidang Keimigrasian di Jakarta, hari Selasa, 5 Agustus 2025 kemarin. Tujuannya? Laporin langsung dugaan permainan ini.

“Udah waktunya Kepala Kantor Imigrasi Karimun dicopot. Kasihan masyarakat kecil yang jadi korban. Ini juga merusak citra pelayanan publik dan bikin negara rugi, karena uangnya nggak masuk ke kas negara,” ujar Tohom dengan nada serius.

Kasus ini jadi perhatian banyak pihak. Semoga segera ada langkah tegas biar nggak makin banyak rakyat kecil yang jadi korban pungli.

Edward Simanjuntak

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Anniversary GMC Tasikmalaya ke-9, Persahabatan Makin Solid

September 13, 2026

PGRI Kabupaten Ciamis Kompak Bantu Korban Musibah

September 11, 2026

Polisi Cilik Tasikmalaya Siap Berlaga di Polda Jabar

September 11, 2026
Postingan Terbaru

5 Pilar Berkendara Aman Jadi Pesan Kodim 0612 Tasikmalaya

September 3, 20269 Views

Kampung Zakat Ciamis Capai 15, Terbanyak di Jawa Barat

September 1, 20263 Views

Kebakaran TPA Tasikmalaya, TNI Ikut Turun Padamkan Api

August 28, 20261 Views

FOSSMA Apresiasi Polisi Ungkap Kasus Uang Palsu Cipedes

August 27, 20262 Views

Korps Raport Kodim 0612 Tasikmalaya, Silaturahmi Tetap Jalan

August 20, 202615 Views

Wasev TMMD ke-129 Cek Langsung Pembangunan Parungponteng

August 12, 20263 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.