SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Suasana khidmat terasa dalam Upacara 17-An di Kodim 0612/Tasikmalaya yang digelar pada 18 Februari 2026. Kegiatan rutin bulanan ini jadi momen penting untuk menguatkan disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian prajurit.
Upacara yang berlangsung di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia ini diikuti prajurit TNI dan PNS. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen menjaga profesionalisme sekaligus kesiapan menjalankan tugas negara.
Amanat Pimpinan Tekankan Soliditas Dan Kekuatan Mental
Inspektur upacara, Letkol Czi M Imvan Ibrahim, membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat, Maruli Simanjuntak. Dalam amanat tersebut, soliditas prajurit, profesionalisme, dan kekuatan spiritual jadi poin utama.
Pesannya sederhana tapi kuat. Prajurit harus tetap kompak, tidak mudah terpecah, dan selalu melibatkan doa dalam setiap tugas. Karena kekuatan sejati bukan hanya soal fisik dan strategi, tapi juga hati yang bersih dan niat yang lurus.
Jam Komandan Ingatkan Lingkungan Bersih Dan Ibadah
Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Jam Komandan. Dalam arahannya, Dandim mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan satuan maupun rumah masing-masing. Lingkungan bersih dianggap sebagai cerminan disiplin prajurit.
Selain itu, prajurit juga diajak lebih rajin membaca Al-Qur’an, apalagi menjelang Ramadan. Menurutnya, prajurit yang kuat adalah yang tegas dalam sikap tapi tetap lembut hatinya.

Program SiKaBayam Dorong Prajurit Lebih Mandiri
Dandim juga mendorong anggota untuk mulai membangun kemandirian ekonomi lewat konsep SiKaBayam, yaitu sapi, kambing atau domba, ikan, dan ayam. Program ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga bagian dari ketahanan pangan keluarga.
Prajurit diharapkan bisa jadi contoh di masyarakat. Tidak hanya siap bertugas, tapi juga produktif dan bermanfaat.
Motivasi Untuk Berani Punya Mimpi Besar
Dalam suasana penuh motivasi, Dandim juga mengajak anggota berani punya cita-cita tinggi. Bahkan prajurit dipersilakan melihat ruang kerja Komandan sebagai simbol bahwa semua punya peluang yang sama.
“Jangan batasi mimpi. Siapkan anak-anak kita, didik dengan disiplin dan akhlak yang baik. Siapa tahu kelak mereka yang berdiri di sini sebagai Komandan,” pesan beliau penuh makna.
Seruan semangat pun kembali menggema.
“Tasikmalaya!!!” teriak Komandan.
Dengan penuh keyakinan dijawab seluruh prajurit,
“Taqwa, siap melayani dan mengabdi!!!”
Upacara 17-An ini jadi pengingat bahwa menjadi prajurit bukan hanya soal barisan rapi. Tapi juga soal menjaga hati, lingkungan, keluarga, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







