SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Momen Harlah Ke-2 PWRI Tasikmalaya tidak hanya dirayakan dengan seremoni biasa. Organisasi wartawan ini memilih berbagi kebahagiaan lewat kegiatan sunatan massal dan santunan anak yatim yang digelar di Gedung Kesenian Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu, 6 Juni 2026.
Sejak pagi, suasana di lokasi sudah ramai. Anak-anak peserta sunatan massal datang bersama orang tua mereka, sementara anak-anak yatim tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas penuh kehangatan.
Tema “Berbagi Untuk Sesama” yang diangkat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran bagaimana organisasi profesi juga ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat.

Sunatan Massal Dan Santunan Jadi Bentuk Kepedulian
Ketua DPC PWRI Kota Tasikmalaya, Asep Setiadi, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan organisasi yang kini memasuki usia kedua.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat berharga bagi keluarga besar PWRI Kota Tasikmalaya. Di usia yang ke-2 ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui kegiatan sunatan massal dan santunan anak yatim. Kami berharap keberadaan PWRI tidak hanya dikenal sebagai organisasi profesi wartawan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat,” ujar Asep Setiadi.
Menurutnya, tema berbagi dipilih karena mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian yang selama ini dijaga organisasi.
Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang ikut membantu suksesnya acara.
“Tanpa dukungan berbagai pihak, acara ini tidak mungkin terlaksana dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua sponsor, mitra kerja, relawan medis, serta masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada PWRI,” tambahnya.

PWRI Ingin Terus Hadir Untuk Masyarakat
Sekretaris Jenderal PWRI Kota Tasikmalaya, Soni, menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir di tengah masyarakat.
“PWRI bukan hanya organisasi profesi yang menaungi para wartawan, tetapi juga organisasi yang memiliki tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa insan pers juga memiliki kepedulian terhadap persoalan kemasyarakatan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ungkap Soni.
Sementara itu, Ketua Panitia Harlah Ke-2 PWRI Kota Tasikmalaya, Ari Haryadi, mengaku bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh panitia dan dukungan berbagai pihak, kegiatan Harlah ke-2 PWRI Kota Tasikmalaya dapat terlaksana dengan baik. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terutama peserta sunatan massal dan anak-anak yatim yang hadir dalam acara ini,” katanya.
Menurut Ari, persiapan kegiatan sudah dilakukan sejak jauh hari agar seluruh peserta bisa mendapatkan pelayanan terbaik.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat serta semakin memperkuat citra positif organisasi wartawan”.
Melalui momentum Harlah Ke-2 ini, PWRI Tasikmalaya ingin menunjukkan bahwa organisasi wartawan bukan hanya hadir menyampaikan informasi, tetapi juga ikut membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







