Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.
Dulu… sebelum Netflix, sebelum bioskop modern menjamur, ada satu hiburan yang dinanti-nanti warga kampung: layar tancap.
Biasanya digelar di lapang atau halaman balai desa. Warga datang bawa tikar, anak-anak duduk paling depan. Dan filmnya? Kadang bisa semalam suntuk—dari habis isya sampai ayam berkokok!
Yang bikin lucu, waktu film-film Beri Prima diputar—apalagi yang ada adegan 17 tahun ke atas—tiba-tiba layar gelap. Bukan karena listrik mati, tapi karena si operator nutupin proyektor pake tangan!
Layar langsung item, satu kampung bersorak: “Wuuuuuuu…!”
Tapi tetap nungguin, siapa tahu tangannya geser dikit 😄
Ah… serunya masa itu.
Kenangan layar tancap, bagian manis dari perjalanan kita.
Layar tancap bukan hanya soal nonton film, tapi tentang hangatnya kebersamaan.
Suara Salira – 100 Persen Nostalgia.

