Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.
SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA – Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turun langsung memantau pembangunan Puskesmas Cigeureung pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Langkah ini jadi bagian dari program Tasik Emas dan Tasik Melayani, yang intinya mau bikin layanan publik – terutama kesehatan – makin mantap.
Viman bilang, puskesmas yang sedang dibangun ini nggak boleh asal jadi. Harus sesuai standar Kementerian Kesehatan dan mampu memberikan layanan lengkap serta terintegrasi.

“Puskesmas ini harus benar-benar bisa memenuhi kebutuhan warga, layanannya optimal, dan mengikuti konsep Integrasi Layanan Primer,” tegasnya.
Harapannya, begitu bangunan ini kelar, masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya.
Sambil Tinjau, Sambil Berbagi
Bukan cuma lihat bangunan, Viman juga ikut kegiatan sosial bareng BAZNAS, Dinas Sosial, pelaku UMKM, dan warga sekitar.
Di momen itu, ia membagikan paket sembako untuk para lansia dan keluarga kurang mampu di sekitar Puskesmas Cigeureung.

“Kita ingin memastikan warga, apalagi yang sudah sepuh atau yang ekonominya lagi berat, bisa ikut merasakan program sosial dari pemerintah,” kata Viman.
Menurutnya, pembangunan fisik memang penting, tapi perhatian ke kesejahteraan warga juga nggak kalah penting.
Pantau Harga Lewat Program WANGSIT
Setelah dari puskesmas, Viman melanjutkan perjalanan ke Kecamatan Cipedes buat ngecek program Warung Stabilitas Inflasi Tasik atau WANGSIT.
Ini adalah salah satu cara Pemkot Tasikmalaya untuk menjaga harga kebutuhan pokok tetap bersahabat di kantong, sekaligus mempromosikan produk UMKM lokal.
Di sana, Viman melihat langsung produk yang dijual, mulai dari bahan pokok sampai jahe merah.
“Program ini berjalan baik dan efektif untuk mengendalikan inflasi di kota kita,” ujarnya.
Dengan adanya WANGSIT, warga bisa belanja kebutuhan harian dengan harga stabil, dan pelaku UMKM juga punya pasar yang lebih luas.
Kepala Puskesmas Cigeureung, Ajang Karyawan, mengaku senang dengan kunjungan ini.
“Bantuan yang dibagikan untuk warga sekitar sangat berarti. Semoga kegiatan seperti ini terus ada demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Heri Heryanto

