Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.
SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Musim kemarau panjang membuat kebutuhan air bersih semakin terasa, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Melihat kondisi tersebut, Polres Tasikmalaya Kota menyalurkan bantuan 6.000 liter air bersih ke Pondok Pesantren Miftahul Huda, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis sore, 8 Oktober 2026.
Bantuan ini menjadi angin segar bagi para santri yang membutuhkan air untuk kegiatan sehari-hari. Apalagi, ketersediaan air sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menunjang kelancaran ibadah.
Water Cannon Dikerahkan untuk Mengirim Air Bersih
Dalam kegiatan tersebut, Polres Tasikmalaya Kota mengerahkan kendaraan Water Cannon untuk membawa pasokan air bersih ke pesantren.
Tak hanya itu, mobil SAR Dalmas dari Satuan Samapta juga ikut diterjunkan. Kendaraan ini membawa perlengkapan pendukung, seperti pompa air dan selang, agar proses penyaluran berjalan lebih mudah.
Bantuan juga datang dari mobil patroli Polsek Manonjaya yang membawa tandon berisi sekitar 1.000 liter air bersih. Kehadiran kendaraan tambahan ini ikut mendukung pemenuhan kebutuhan air di lingkungan pesantren.
Bagi para santri, pasokan air tersebut tentu sangat berarti. Terlebih, bantuan datang menjelang pelaksanaan Salat Jumat, saat air dibutuhkan untuk berwudu dan keperluan ibadah lainnya.
Polres Tasikmalaya Kota Peduli Kebutuhan Santri
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Ejo Siswanto melalui Kasat Samapta AKP Hartono menjelaskan bahwa penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.
“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan air bersih. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan para santri serta pihak pesantren,” ungkap AKP Hartono.
Menurutnya, kepolisian akan terus berupaya memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kita tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kami juga berusaha hadir dan memberikan apa yang kami bisa. Mudah-mudahan bantuan air bersih ini bisa membantu aktivitas para santri dan kegiatan di pesantren,” terangnya.
Bukan Hanya Menjaga Keamanan, Polisi Juga Membantu Warga
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak sebatas menjaga keamanan dan ketertiban. Dalam situasi tertentu, kepolisian juga bisa turun langsung membantu warga memenuhi kebutuhan dasar.
Di tengah musim kemarau yang berkepanjangan, bantuan air bersih menjadi langkah nyata untuk meringankan kesulitan masyarakat. Bagi pihak pesantren, tambahan pasokan ini diharapkan dapat membantu aktivitas para santri tetap berjalan dengan baik.
Selain memberikan manfaat langsung, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan menjadi bentuk kepedulian yang dapat dirasakan secara nyata.
“Ya Kehadiran polisi, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu dan peduli,” Pungkasnya.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah

