Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

Meriah! Pawai Jampana Warnai HUT ke-216 Kota Bandung

October 24, 2026

Internet Rakyat Ancam Dominasi IndiHome? Ini Faktanya

October 23, 2026

Santri Ciamis Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Persatuan

October 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Saturday, October 24
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Berita

    Meriah! Pawai Jampana Warnai HUT ke-216 Kota Bandung

    October 24, 2026

    Santri Ciamis Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Persatuan

    October 22, 2026

    Muskab PWRI Ciamis, Herdiat Ajak Anggota Makin Kompak

    October 21, 2026

    235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

    October 14, 2026

    Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

    October 14, 2026
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
Suara SaliraSuara Salira
Home » Meriah! Pawai Jampana Warnai HUT ke-216 Kota Bandung
Berita

Meriah! Pawai Jampana Warnai HUT ke-216 Kota Bandung

Suara SaliraSuara SaliraOctober 24, 20264 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.

SUARA SALIRA | KOTA BANDUNG, JAWA BARAT – Suasana Kota Bandung terasa makin semarak pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Pawai Jampana Bandung menjadi salah satu acara utama dalam rangkaian perayaan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung. Puluhan rombongan tampil membawa ciri khas daerah masing-masing, mulai dari kesenian, kuliner, hingga berbagai bentuk kreativitas lokal.

Kirab budaya ini menempuh rute sekitar 2 kilometer. Rombongan berangkat dari persimpangan Jalan Diponegoro–Jalan Ir. H. Juanda dan berakhir di gerbang keluar Balai Kota Bandung, Jalan Merdeka.

Acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Bandung, jajaran Pemerintah Kota Bandung, anggota DPRD, seniman, budayawan, tokoh sesepuh kota, serta kalangan pengusaha.

Pawai Jampana Bandung Tampilkan Keunikan 30 Kecamatan

Ada yang berbeda dari perayaan Hari Jadi Kota Bandung tahun ini. Jika sebelumnya masyarakat mengenal karnaval mobil hias, kali ini pemerintah kota menghadirkan Pawai Jampana dengan konsep yang mengangkat kekayaan budaya dan potensi wilayah.

Jampana sendiri merupakan tandu tradisional yang dihias dengan ornamen sesuai tema tertentu. Lewat tandu ini, setiap perangkat daerah dan kecamatan punya kesempatan untuk menunjukkan identitas sekaligus memperkenalkan hal-hal menarik dari wilayahnya.

Perangkat daerah mengangkat berbagai program dan layanan publik. Sementara itu, kecamatan menampilkan keunggulan lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat, seperti makanan khas, kesenian tradisional, bangunan ikonik, hingga hasil pertanian.

Ada Angklung, Tahu Cibuntu, hingga Masjid Al-Jabbar

Beragam konsep menarik terlihat dalam pawai tersebut. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengangkat tema KTP dan kartu keluarga. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan menampilkan konsep kendaraan pemadam kebakaran, sedangkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian memperkenalkan tema hewan ternak.

Dari tingkat kecamatan, Coblong menampilkan kesenian Ulin Barong. Gedebage mengangkat Masjid Al-Jabbar, sementara Mandalajati memperkenalkan budaya Tionghoa.

Tak ketinggalan, Babakan Ciparay membawa tahu Cibuntu sebagai salah satu kebanggaan kuliner lokal. Kecamatan Cibeunying Kidul juga menonjolkan seni angklung yang lekat dengan tradisi Sunda.

Peserta tampil mengenakan kostum yang disesuaikan dengan konsep masing-masing. Mereka juga memeriahkan perjalanan dengan atraksi singkat dan yel-yel. Setiap rombongan turut menyampaikan narasi agar masyarakat bisa mengenal lebih dekat karakteristik instansi atau kecamatan yang diwakili.

Suasana pawai semakin meriah dengan penampilan marching band sebagai pembuka. Perwakilan dari berbagai kota di Indonesia juga ikut berpartisipasi, sehingga acara ini tidak hanya menjadi ajang unjuk budaya lokal, tetapi juga ruang pertemuan antardaerah.

Festival Rakyat Ramaikan Balai Kota Bandung

Keseruan perayaan tak berhenti di sepanjang rute kirab. Kawasan Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana Nomor 2, juga menjadi lokasi festival rakyat yang melengkapi rangkaian Hari Jadi ke-216 Kota Bandung.

Mengusung tema Solidarity in Harmony, kegiatan ini menghadirkan beragam hiburan dan aktivitas yang bisa dinikmati masyarakat. Berdasarkan kalender kegiatan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agenda festival mencakup pameran ekonomi kreatif, stan kuliner khas Bandung, pertunjukan musik, serta berbagai kegiatan kebudayaan.

Kabar baiknya, festival rakyat ini dinyatakan terbuka untuk masyarakat umum tanpa biaya masuk. Warga bisa menikmati suasana perayaan sekaligus mengenal produk kreatif, makanan khas, dan kesenian yang menjadi bagian dari identitas Kota Bandung.

Pawai Berakhir di Balai Kota

Setelah menyusuri rute yang telah ditentukan, rombongan Pawai Jampana mengakhiri perjalanan di kawasan Balai Kota Bandung. Lokasi tersebut kemudian menjadi pusat kegiatan lanjutan dalam rangkaian festival.

Hari Jadi Kota Bandung sendiri diperingati setiap 25 September. Pada 2026, rangkaian acaranya berlangsung sejak September dan berlanjut hingga puncak festival rakyat pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Melalui Pawai Jampana dan festival rakyat, masyarakat diajak untuk lebih mengenal kekayaan budaya sekaligus potensi dari berbagai wilayah di Kota Bandung. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pelaku seni, pelaku usaha, dan warga untuk ikut meramaikan perayaan bersama.

Dengan melibatkan 30 kecamatan, Pawai Jampana menjadi salah satu cara untuk memperlihatkan bahwa setiap wilayah memiliki keunikan tersendiri. Bukan sekadar tontonan, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk menjaga tradisi, memperkenalkan potensi lokal, dan mempererat kebersamaan warga Bandung.

Reporter: Kuswandi
Editor: P. Pirmansyah

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Internet Rakyat Ancam Dominasi IndiHome? Ini Faktanya

October 23, 2026

Santri Ciamis Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Persatuan

October 22, 2026

Muskab PWRI Ciamis, Herdiat Ajak Anggota Makin Kompak

October 21, 2026
Postingan Terbaru

Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

October 9, 20263 Views

Persit Kodim 0612 Tasikmalaya Ajak Anggota Jaga Keharmonisan

October 9, 20262 Views

Shalat Istisqo Ciamis, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan

October 8, 20266 Views

HUT Ke-81 TNI di Tasikmalaya, Sinergi Makin Kuat

October 5, 20263 Views

Maman Royandi Ajak Pelajar Bangga Pakai Batik

October 2, 20265 Views

Peringatan 1 Oktober, Kodim 0612 Tekankan Arti Persatuan

October 1, 20267 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Online
  • Iklan
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.