Dalam kegiatan tersebut, perwakilan manajemen Benteng Tani, Donatan Tanjung bersama tim, juga hadir untuk mendukung jalannya program.
Penyuluh dan Mahasiswa PKL Turun Langsung ke Lapangan
Pendampingan teknis dilakukan oleh tim penyuluh pertanian dari BBRMP Sumatera Utara. Hadir dalam kegiatan tersebut Kenedy selaku Ketua Tim Kerja PPL, Junita Sitompul sebagai Koordinator PPL, serta Dwi Angnesia Tamba sebagai Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).
Tak hanya itu, sejumlah mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) juga ikut terlibat dalam proses pendampingan dan pengamatan langsung di lokasi demplot.

Diharapkan Bisa Dicontoh Daerah Lain
Ke depan, Demplot Padi Tabela Batu Bara diharapkan menjadi model budidaya yang dapat diterapkan di berbagai sentra produksi padi lainnya.
Jika hasilnya sesuai harapan, metode ini berpotensi direplikasi di sejumlah daerah lain di Sumatera Utara bahkan di berbagai provinsi di Indonesia. Dengan kolaborasi antara petani, pemerintah, penyuluh pertanian, dan sektor swasta, target ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional diharapkan semakin mudah diwujudkan.
“Berbagai solusi dibidang pertanian kini sangat dibutuhkan dan harus senantiasa digali. Isu-isu seputar efisiensi, efektivitas dan optimalisasi berbagai potensi lokal merupakan kata kunci yang harus selalu diikhtiarkan. Kolaborasi Komunitas yang diwakili tani merdeka, BBRMP SUMUT sebagai representasi pemerintah dan PT. KARUNIA ROTORINDO TANI sebagai pihak swasta merupakan kombinasi yang bagus untuk memberikan solusi bagi rakyat,”
Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan Ketua Tani Merdeka Sumatera Utara, Gusmiyadi, yang selama ini aktif mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kolaborasi di sektor pertanian Sumatera Utara.










