Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.
SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS – Ada yang bikin miris nih di Desa Sukasenang, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Sungai Cigede yang seharusnya jadi sumber kehidupan malah berubah jadi tempat buang sampah warga. Bukan karena mereka nggak peduli, tapi karena emang nggak ada Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sekitar mereka. Kejadian ini kami lihat sendiri pada Senin, 28 Juli 2025.
Warga setempat, kayak Teh Nining dari RT 13/RW 12, bilang kalau mereka bingung harus buang sampah ke mana. “Jujur aja, saya juga nggak rela buang ke sungai. Tapi mau gimana lagi? Di sekitar sini nggak ada TPS. Kalau ada, saya juga mau kok buang ke tempat yang bener,” katanya sambil naruh kantong sampah di tepi sungai.

Cerita serupa juga datang dari Bu Entin, warga lainnya. Dia bahkan sampai bela-belain bawa sampah ke Pasar Sindangkasih, padahal lumayan jauh dari rumah. “Saya mah rela kok bayar iuran asal ada TPS. Yang penting lingkungan bersih,” ujarnya.
Situasi ini bikin kita mikir: masa iya soal sampah aja nggak ada solusinya? Harusnya pemerintah desa bisa lebih tanggap. Soalnya kalau terus begini, pencemaran lingkungan bisa makin parah. Dan ujung-ujungnya yang kena dampaknya juga masyarakat sendiri.
Padahal udah jelas di Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 soal pengelolaan sampah, buang sembarangan itu dilarang. Tapi yang sering kena sanksi malah warga, bukan pemerintah yang nggak sediain TPS. Kan nggak adil ya?
Warga sebenarnya pengen kok hidup bersih dan sehat. Tapi kalau fasilitas dasarnya aja nggak disiapin, ya susah juga. Sekarang, tinggal tunggu apakah Pemerintah Desa Sukasenang mau gerak cepat atau tetap diam aja, sementara Sungai Cigede terus jadi korban dari kurangnya perhatian.
Heri Heryanto

