Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

Internet Rakyat Ancam Dominasi IndiHome? Ini Faktanya

October 23, 2026

Santri Ciamis Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Persatuan

October 22, 2026

Muskab PWRI Ciamis, Herdiat Ajak Anggota Makin Kompak

October 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Saturday, October 24
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Berita

    Santri Ciamis Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Persatuan

    October 22, 2026

    Muskab PWRI Ciamis, Herdiat Ajak Anggota Makin Kompak

    October 21, 2026

    235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

    October 14, 2026

    Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

    October 14, 2026

    HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

    October 12, 2026
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
Suara SaliraSuara Salira
Home » Proyek Gedung Dinas UMKM Tasikmalaya Jadi Sorotan: Pekerja Naik ke Atap Tanpa APD, Duh!
Berita

Proyek Gedung Dinas UMKM Tasikmalaya Jadi Sorotan: Pekerja Naik ke Atap Tanpa APD, Duh!

Suara SaliraSuara SaliraOctober 14, 20252 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.

SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA – Ada pemandangan yang bikin geleng-geleng kepala di area proyek Gedung Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya.
Beberapa pekerja terlihat sibuk pasang rangka atap di ketinggian, tapi yang bikin ngeri — mereka bekerja tanpa Alat Pelindung Diri (APD) lengkap!

Padahal ini proyek pemerintah, lho. Harusnya bisa jadi contoh soal keselamatan kerja. Tapi kenyataannya, justru malah seperti menantang bahaya sendiri.

Naik ke Atap Tanpa Pengaman

Tim Suara Salira yang mampir ke Komplek Perkantoran Jalan Ir. H. Juanda pada Selasa (14/10/2025) melihat langsung para pekerja di atas struktur bangunan.
Tidak ada helm proyek, tidak ada sepatu safety, apalagi tali pengaman. Mereka hanya pakai baju kerja biasa seperti sedang memperbaiki genteng rumah.

Padahal, dari papan proyek yang terpajang, nilai pekerjaannya gak main-main — mencapai Rp 170 juta lebih, dengan waktu pengerjaan super singkat cuma 30 hari kalender (23 September – 21 Oktober 2025).
Pelaksananya adalah CV. Rizky Jaya Pratama, sedangkan yang disebut sebagai pengawasnya CV. Mitra Kreasi Mandiri.

Komentar Pedas dari Rekan Media

Situasi ini ternyata juga jadi perhatian Asep Kodrat dari Media Sergap. Ia menilai kondisi di proyek tersebut benar-benar mencemaskan.

“Miris banget. Pekerja di proyek milik dinas pemerintah malah gak pakai APD. Padahal risiko kerja di ketinggian itu bisa fatal,” ujarnya saat ditemui Suara Salira.

Asep menegaskan, aturan soal keselamatan kerja itu bukan hal baru.
Sudah diatur jelas di Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, dan diperkuat lagi dengan Peraturan Menteri PUPR Nomor 10 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK).
Keduanya mewajibkan kontraktor untuk menyediakan dan menerapkan perlengkapan keselamatan kerja yang memadai.

“Kalau sampai ada yang kerja tanpa APD, apalagi di proyek pemerintah, itu berarti ada kelalaian serius. Harusnya segera dievaluasi,” tegasnya lagi.

Bukan Cuma Kontraktor yang Disorot

Masalah ini bukan hanya tanggung jawab pihak pelaksana proyek.
Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya sebagai pemilik proyek, serta konsultan pengawas, juga punya peran besar.
Mereka wajib memastikan semua aturan K3 dijalankan sesuai kontrak. Apalagi, biaya untuk K3 dan APD sudah termasuk dalam anggaran proyek.

Mudah-mudahan kejadian ini bisa jadi bahan introspeksi, biar ke depan gak ada lagi pekerja yang harus “bertaruh nyawa” di proyek pemerintah cuma karena kelalaian soal keselamatan.

Tim AWP

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Santri Ciamis Didorong Jadi Penggerak Ekonomi dan Persatuan

October 22, 2026

Muskab PWRI Ciamis, Herdiat Ajak Anggota Makin Kompak

October 21, 2026

235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

October 14, 2026
Postingan Terbaru

Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

October 9, 20263 Views

Persit Kodim 0612 Tasikmalaya Ajak Anggota Jaga Keharmonisan

October 9, 20262 Views

Shalat Istisqo Ciamis, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan

October 8, 20266 Views

HUT Ke-81 TNI di Tasikmalaya, Sinergi Makin Kuat

October 5, 20263 Views

Maman Royandi Ajak Pelajar Bangga Pakai Batik

October 2, 20265 Views

Peringatan 1 Oktober, Kodim 0612 Tekankan Arti Persatuan

October 1, 20267 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Online
  • Iklan
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.