SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ciamis menorehkan langkah strategis dalam penguatan ekonomi umat dan pengembangan pendidikan pesantren. Momentum ini bertepatan dengan peringatan Hari Lahir ke-103 Nahdlatul Ulama secara Hijriah dan satu abad NU secara Masehi, yang digelar pada Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial. PCNU Ciamis menegaskan komitmennya melalui dua agenda utama, yakni peresmian program MBG atau Makan Gratis Bergizi dari PBNU serta peletakan batu pertama pembangunan Kampus 3 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna.
PCNU Ciamis Resmikan MBG Untuk Kemandirian Umat
Peresmian program MBG menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial warga Nahdliyin. Program ini dipusatkan di Kabupaten Ciamis dan berada di bawah koordinasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Ketua PCNU Kabupaten Ciamis, KH. Arief Ismail Chowas, yang juga merupakan pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna, menekankan bahwa kemandirian ekonomi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam.
“Kita tidak boleh melupakan bagian kita di dunia (wa la tansa nashibaka minad dunya). Umat Islam harus kuat secara ekonomi agar bisa terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya saat ditemui di lokasi kegiatan.
Melalui program MBG ini, sekitar 2.500 penerima manfaat akan mendapatkan distribusi makanan bergizi. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menjadi simbol keberpihakan NU terhadap kesejahteraan umat.

Pembangunan Kampus 3 Ponpes Miftahul Ulum Dimulai
Selain sektor ekonomi, PCNU Ciamis juga memberi perhatian serius pada pengembangan pendidikan pesantren. Hal ini diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Kampus 3 Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bangunsirna.














