Mulai dari pentas musik para musisi Tasikmalaya, atraksi dari anggota Kodim, hingga aksi dari BPBD, Damkar, serta komunitas pecinta alam.
Selain itu, ada juga pertunjukan seni lukis yang membuat suasana ngabuburit semakin hidup.
Pesan Kebaikan Di Bulan Ramadan
Menjelang waktu berbuka, suasana berubah menjadi lebih khidmat. Pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan tausiyah dari Ustaz Amaswara membuat acara terasa lebih religius.
Dalam ceramahnya, ia berharap setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi amal yang diterima oleh Allah SWT.
Ia juga menegaskan bahwa doa anak yatim merupakan doa yang sangat mustajab.

Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim juga mengajak semua pihak untuk terus berbuat baik.
“Jangan pernah menunda-nunda kebaikan. Hidup kita tidak selamanya. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi agar semakin banyak kegiatan sosial yang lahir untuk membantu sesama,” ungkapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, doa bersama, hingga buka puasa bersama.
Setelah berbuka, seluruh peserta juga melaksanakan salat Magrib berjamaah sebelum santunan dibagikan kepada para anak yatim.
Ngabuburit Bareng Anak Yatim Vol. 9 ini pun berakhir dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Lebih dari sekadar menunggu waktu berbuka puasa, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kepedulian kecil bisa membawa harapan besar bagi sesama. Setetes bantuan hari ini, bisa menjadi sejuta doa untuk kebaikan Tasikmalaya.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah






