SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA — Suasana pagi di Lapangan Wiradadaha terasa berbeda, Sabtu (5/10/2025). Dari jauh sudah terdengar derap langkah dan lantunan lagu kebangsaan yang menggema. Yup, Tasikmalaya lagi-lagi jadi saksi semangat nasionalisme lewat perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 TNI yang berlangsung meriah tapi tetap khidmat.
Upacara dimulai sejak pukul 07.00 pagi, dipimpin langsung oleh Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Arm Yan Octa Rombenanta, S.Sos sebagai Inspektur Upacara. Sementara Kapten Inf Andri Mulyono dipercaya jadi Komandan Upacara, dan Kapten Czi Mulya Harnedi, S.H. bertugas sebagai Perwira Upacara.
Sekitar enam ratus peserta hadir dari berbagai kalangan – mulai dari TNI, Polri, ASN, pelajar, hingga organisasi masyarakat. Barisan tamu undangan juga terlihat penuh, di antaranya Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi, Ketua DPRD H. Aslim, serta Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Moh. Faruk Rozi. Lengkap sudah suasananya, antara aparat, pejabat, dan masyarakat benar-benar menyatu dalam satu barisan merah putih.

Dalam amanat yang dibacakan oleh Dandim 0612/Tasikmalaya, tersampaikan pesan penting dari Presiden RI tentang makna tema tahun ini: “TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju.”
Artinya, TNI bukan hanya kuat dalam hal militer, tapi juga peka terhadap kebutuhan rakyat dan terus bergerak mengikuti perkembangan zaman.
“TNI lahir dari rakyat, tumbuh bersama rakyat, dan akan terus berjuang untuk rakyat. Itu jati diri yang tak boleh pudar,” ujar Letkol Arm Yan Octa Rombenanta dalam amanatnya.
Beliau juga mengingatkan seluruh prajurit untuk tetap solid, memperkuat keimanan, dan bijak dalam bermedia sosial — jangan sampai terprovokasi hal-hal yang bisa memecah belah persatuan.














