SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mendorong para pelaku usaha kuliner di Kabupaten Ciamis untuk lebih mengutamakan penggunaan kopi lokal Ciamis di setiap kafe maupun resto.
Hal itu disampaikan Herdiat saat menghadiri soft opening 23 Caffe & Resto yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 254, Kelurahan Sindangrasa, Kabupaten Ciamis, Sabtu, 23 Mei 2026.
Acara pembukaan kafe tersebut berlangsung cukup meriah. Sejumlah tamu undangan hadir, mulai dari pejabat daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga perwakilan dari Kota Banjar dan Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Herdiat mengaku bangga karena sekarang semakin banyak tempat nongkrong dan usaha kuliner baru bermunculan di Ciamis. Menurutnya, kondisi itu menjadi tanda positif bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya 23 Caffe & Resto ini,” ujar Herdiat.
Kopi Lokal Ciamis Jangan Sampai Tersisih
Meski jumlah kafe terus bertambah, Herdiat mengingatkan agar pelaku usaha tetap mengutamakan kopi lokal Ciamis sebagai produk unggulan daerah.
“Sekarang mulai banyak kafe di Ciamis. Tapi yang saya pesankan, jangan lupa kopi yang disajikan harus kopi asal Ciamis,” tegasnya.
Menurut Herdiat, kopi asal Ciamis sebenarnya punya kualitas yang sangat bagus dan mampu bersaing dengan kopi dari daerah lain di Jawa Barat.
Sayangnya, hingga saat ini masih banyak hasil panen kopi Ciamis yang dijual mentah ke luar daerah. Setelah diolah dan dikemas ulang, kopi tersebut justru kembali dipasarkan memakai identitas daerah lain.
“Puluhan ton kopi kita dibawa keluar daerah, lalu kembali lagi dengan kemasan daerah lain. Padahal kualitas kopi Ciamis sangat bagus dan mampu bersaing,” ungkapnya.
Robusta dan Arabika Tumbuh Subur di Ciamis
Herdiat juga menjelaskan kalau wilayah Ciamis punya kondisi geografis yang mendukung perkembangan kopi robusta maupun arabika.
Mulai dari dataran rendah hingga pegunungan, semuanya cocok untuk budidaya kopi berkualitas. Karena itu, ia berharap keberadaan 23 Caffe & Resto bisa ikut membantu memperkenalkan kopi lokal Ciamis ke masyarakat yang lebih luas.
“Kita punya robusta dan arabika yang sama-sama tumbuh baik di Ciamis. Mudah-mudahan dengan hadirnya kafe ini bisa ikut mempromosikan kopi lokal kita,” katanya.
23 Caffe Jadi Tempat Nongkrong dan Diskusi
Sementara itu, pemilik 23 Caffe & Resto, Uus Kuswanto, berharap tempat usahanya bukan hanya jadi lokasi kuliner, tetapi juga ruang silaturahmi bagi masyarakat.
“Semoga tempat ini bisa menjadi tempat silaturahmi, berkumpul, dan berdiskusi. Mudah-mudahan juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” ujarnya.
Hadirnya 23 Caffe & Resto diharapkan bisa menambah semangat perkembangan sektor kuliner dan ekonomi kreatif di Kabupaten Ciamis. Selain itu, tempat tersebut juga diharapkan menjadi salah satu etalase promosi bagi kopi lokal Ciamis.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







