Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

Cara Membangun Listrik Tenaga Surya atau PLTS di Rumah

October 15, 2026

235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

October 14, 2026

Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

October 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Friday, October 16
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Berita

    235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

    October 14, 2026

    Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

    October 14, 2026

    HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

    October 12, 2026

    ORADO Tasikmalaya Raih Juara 2 di Turnamen Bandung 2026

    October 12, 2026

    Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

    October 9, 2026
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
Suara SaliraSuara Salira
Home » Gerakan Ayah Ambil Rapor di Ciamis Masih Tersendat, Nafkah Jadi Alasan
Berita

Gerakan Ayah Ambil Rapor di Ciamis Masih Tersendat, Nafkah Jadi Alasan

Suara SaliraSuara SaliraDecember 18, 20252 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.

SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS – Program “Gerakan Ayah Mengambil Rapor ke Sekolah” yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Ciamis ternyata belum sepenuhnya berjalan mulus. Hal itu terlihat saat pembagian rapor semester ganjil di MTsN 9 Ciamis, Kamis, 18 Desember 2025.

Di hari pembagian rapor tersebut, suasana sekolah justru lebih banyak dipenuhi para ibu. Dari pantauan di lapangan, hampir semua kursi wali murid diisi oleh ibu-ibu. Kehadiran ayah masih sangat sedikit, padahal gerakan ini bertujuan agar ayah lebih terlibat langsung dalam pendidikan anak.

Pemerintah daerah sendiri mendorong gerakan ini sebagai salah satu upaya mengurangi fenomena fatherless, atau kurangnya peran ayah dalam pengasuhan anak, yang angkanya di Jawa Barat masih cukup tinggi.

Namun di lapangan, persoalannya tidak sesederhana datang atau tidak datang ke sekolah. Banyak ayah yang harus tetap bekerja demi mencukupi kebutuhan keluarga, terutama mereka yang bekerja di sektor informal dan bergantung pada penghasilan harian.

Ujang Sumantri, wali murid kelas 7A, mengaku sebenarnya ingin hadir mengambil rapor anaknya. Namun sebagai buruh harian lepas, ia harus menghadapi pilihan yang tidak mudah.

“Kalau saya tidak kerja hari ini, ya tidak ada pemasukan. Mau datang ke sekolah itu niatnya ada, tapi kebutuhan hidup juga tidak bisa ditinggal,” kata Ujang saat ditemui di sela kegiatan sekolah.

Meski Surat Edaran Bupati menyebutkan adanya dispensasi bagi ayah yang bekerja di instansi tertentu, kebijakan tersebut dinilai belum menyentuh pekerja serabutan. Bagi mereka, satu hari tidak bekerja bisa berdampak langsung pada kebutuhan rumah tangga.

Hal senada juga disampaikan sejumlah ibu wali murid. Mereka mengatakan suaminya tidak bisa hadir karena sedang bekerja di luar kota, di sawah, atau di pekerjaan lain yang sulit ditinggalkan.

Padahal, tujuan dari gerakan ini cukup baik, mulai dari mempererat hubungan ayah dan anak, meningkatkan semangat belajar siswa, hingga membangun komunikasi langsung antara ayah dan pihak sekolah.

Kondisi di MTsN 9 Ciamis ini menjadi gambaran bahwa kebijakan sosial masih perlu disesuaikan dengan realita ekonomi masyarakat. Tanpa solusi yang lebih fleksibel, gerakan ini dikhawatirkan hanya bisa dijalankan oleh ayah yang bekerja di sektor formal.

Meski begitu, kegiatan pembagian rapor tetap berjalan dengan lancar dan tertib. Hanya saja, kehadiran ayah seperti yang diharapkan pemerintah daerah masih belum terlihat secara maksimal.

Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

October 14, 2026

Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

October 14, 2026

HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

October 12, 2026
Postingan Terbaru

Shalat Istisqo Ciamis, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan

October 8, 20266 Views

HUT Ke-81 TNI di Tasikmalaya, Sinergi Makin Kuat

October 5, 20263 Views

Maman Royandi Ajak Pelajar Bangga Pakai Batik

October 2, 20265 Views

Peringatan 1 Oktober, Kodim 0612 Tekankan Arti Persatuan

October 1, 20266 Views

Kabid SD OKI Jawab Tuduhan Pungli di Dinas Pendidikan

September 30, 202670 Views

450 Warga Sukarame Dapat Bantuan Air Bersih TNI

September 29, 20265 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Online
  • Iklan
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.