Untuk menunjang kelancaran operasional, Dapur SPPG Sukamulya diperkuat oleh 47 personel profesional. Tim ini terdiri dari tenaga akuntan, ahli gizi, tenaga dapur, hingga kurir yang bertugas mendistribusikan makanan ke sekolah dan wilayah sasaran.
“Kami ingin memastikan makanan yang dibagikan bukan hanya mengenyangkan, tapi juga sehat, bergizi, dan tepat sasaran,” tambah Iqbal.
Kehadiran Dapur SPPG Sukamulya menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional. Harapannya, dapur ini bisa menjadi contoh keberhasilan di tingkat daerah dan terus berkontribusi mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto














