SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Pelepasan Jemaah Haji Tasikmalaya 2026 berlangsung penuh haru pada Kamis, 16 April 2026. Bertempat di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, ratusan calon jemaah bersama keluarga terlihat memadati lokasi sejak pagi.
Kebersamaan Terlihat di Pelepasan Jemaah
Acara ini terasa hangat karena dihadiri banyak pihak. Mulai dari Forkopimda, tokoh agama, hingga keluarga jemaah ikut mengantar dengan doa.
Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, juga hadir langsung. Kehadirannya jadi bentuk dukungan nyata dari TNI untuk para jemaah.
Selain itu, tampak juga Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Kapolres AKBP Andi Purwanto, serta jajaran lainnya. Suasana kebersamaan benar-benar terasa.
Bukan Sekadar Perjalanan Biasa
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan pesan yang menyentuh:
“Hari ini bukan hari yang biasa. Ini adalah hari yang telah lama dinantikan, bahkan oleh sebagian orang sejak puluhan tahun yang lalu. Tidak semua yang mampu mendapatkan panggilan, dan hari ini Bapak dan Ibu adalah orang-orang yang Allah pilih untuk menjadi tamu-Nya,”
Kalimat itu langsung membuat suasana makin haru. Banyak keluarga yang tak kuasa menahan air mata.
1.348 Jemaah Siap Berangkat
Ketua panitia, H. Nurul Awalin, menyebutkan total jemaah tahun ini mencapai 1.348 orang.
Semua fasilitas sudah disiapkan. Mulai dari transportasi, konsumsi, sampai akomodasi menuju Embarkasi Kertajati.
Artinya, para jemaah tinggal fokus menjalankan ibadah.
Doa Jadi Kekuatan Utama
Kepala Kantor Kementerian Urusan Haji dan Umrah Kota Tasikmalaya, H. Husna Mustofa, juga menegaskan pentingnya doa:
“Perjalanan haji adalah jalan langit. Doa para ulama menjadi kekuatan utama bagi keselamatan dan kelancaran seluruh jemaah,”
Ia juga memastikan visa dan perlengkapan jemaah sudah siap semua.
Titip Doa untuk Tasikmalaya
Selain berangkat ibadah, para jemaah juga diminta mendoakan Kota Tasikmalaya di Tanah Suci.
Sebagai simbol, Wali Kota menyerahkan batik khas dan bendera kota kepada perwakilan jemaah.
Momen ini jadi pengingat bahwa mereka membawa doa dan harapan seluruh warga Tasikmalaya.
Tangis haru, doa, dan pelukan keluarga jadi pemandangan yang tak terpisahkan. Pelepasan ini bukan sekadar acara biasa, tapi momen penuh makna.
Tasikmalaya hari itu bukan cuma melepas, tapi juga menitipkan doa agar para jemaah pulang dengan predikat haji mabrur.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







