SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT — Suasana haru terasa saat Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, melepas keberangkatan 417 jemaah haji Ciamis yang tergabung dalam Kloter 31 KJT Tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, Kamis, 14 Mei 2026.
Acara pelepasan berlangsung di Gedung KH Irfan Hielmy Islamic Center Ciamis. Ratusan keluarga jemaah tampak hadir untuk mengantar keberangkatan menuju Embarkasi Indramayu sebelum nantinya terbang ke Tanah Suci melalui Bandara Kertajati, Majalengka.
Jumlah peserta yang diberangkatkan terdiri dari 413 calon jemaah haji dan empat petugas pendamping. Prosesi pelepasan juga dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis, Kementerian Agama, tokoh agama, hingga panitia penyelenggara ibadah haji.
Bupati Ciamis Ingatkan Jaga Kesehatan
Dalam sambutannya, H. Herdiat Sunarya mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan hanya perjalanan biasa. Menurutnya, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental.
“Ini bukan sekadar perjalanan fisik dari Ciamis menuju Tanah Suci, tetapi perjalanan spiritual, perjalanan penyucian jiwa, dan penghambaan total kepada Allah SWT,” ujar Herdiat.
Selain itu, Herdiat menjelaskan bahwa tahun ini ada sejumlah perubahan dalam sistem penyelenggaraan haji. Salah satunya adalah pengelolaan haji yang kini dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umroh.
Tak hanya itu, jemaah haji asal Kabupaten Ciamis tahun ini juga untuk pertama kalinya diberangkatkan melalui Embarkasi Indramayu dan Bandara Kertajati.
Menurutnya, perubahan tersebut diharapkan bisa meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi para jemaah haji Indonesia, khususnya asal Kabupaten Ciamis.
Pesan untuk Jemaah Haji Ciamis
Herdiat juga berpesan agar seluruh jemaah haji Ciamis tetap menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Ia meminta para jemaah mengatur pola makan dan waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap prima.
“Jaga kesehatan sebaik-baiknya, atur pola istirahat, konsumsi makanan yang cukup, dan jangan memaksakan diri di luar batas kemampuan,” pesannya.
Selain menjaga kesehatan, para jemaah juga diminta tetap kompak, disiplin, dan mengikuti arahan petugas selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Jaga nama baik Kabupaten Ciamis dan bangsa Indonesia. Tampilkan sikap yang santun, tertib, sabar, dan saling membantu selama berada di Tanah Suci,” katanya.
Di akhir sambutannya, Herdiat berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur dan hajjah mabruroh.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah






