“Jarang-jarang loh ada polisi turun langsung ke ladang. Ini bukan cuma bantu pupuk atau bibit, tapi juga jadi motivasi buat kami lebih semangat bertani. Semoga hasil panennya juga maksimal,” ujar Ending.
Acaranya Penuh Makna dan Kehangatan
Kegiatan diawali dengan pemasangan spanduk, apel pembukaan, dan penyerahan simbolis bibit jagung serta pupuk. Yang bikin haru, ibu-ibu Bhayangkari juga ikut turun langsung nanam bibit – makin terasa nuansa kebersamaannya.
Acara ditutup dengan santai: istirahat, salat, dan makan bareng. Momen ini jadi perekat hubungan antara polisi dan warga. Semua lelah terbayar dengan suasana akrab dan hangat.
Semoga langkah keren ini bisa jadi contoh di tempat lain. Karena soal pangan, kita semua punya peran. Dan ternyata, polisi pun bisa jadi petani, kalau itu demi kebaikan bersama.
Heri Heryanto














