Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

Cara Membangun Listrik Tenaga Surya atau PLTS di Rumah

October 15, 2026

235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

October 14, 2026

Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

October 14, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Thursday, October 15
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Berita

    235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

    October 14, 2026

    Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

    October 14, 2026

    HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

    October 12, 2026

    ORADO Tasikmalaya Raih Juara 2 di Turnamen Bandung 2026

    October 12, 2026

    Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

    October 9, 2026
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
Suara SaliraSuara Salira
Home » Cara Membangun Listrik Tenaga Surya atau PLTS di Rumah
Teknologi

Cara Membangun Listrik Tenaga Surya atau PLTS di Rumah

Suara SaliraSuara SaliraOctober 15, 20265 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.

SUARA SALIRA | TEKNOLOGI – Pernah terpikir untuk memanfaatkan sinar matahari menjadi sumber listrik di rumah? Ternyata, kita bisa mempelajari prinsip dasarnya melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Menariknya, cara membangun listrik tenaga surya tidak harus dimulai dengan sistem besar. Pemula bisa mengenali komponen utama dan memahami cara kerjanya terlebih dahulu sebelum merencanakan pemasangan.

Energi matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Selain menjadi alternatif sumber listrik, penggunaan PLTS juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengenal teknologi energi bersih yang semakin berkembang.

Lantas, apa saja alat yang dibutuhkan untuk membangun sistem listrik tenaga surya? Yuk, kenali empat komponen utamanya!

Mengenal 4 Komponen Utama PLTS

Dalam sistem PLTS sederhana yang menggunakan baterai, ada empat komponen penting yang perlu dipahami, yaitu panel surya, Solar Charge Controller (SCC), baterai atau aki, dan inverter. Masing-masing mempunyai fungsi berbeda, tetapi semuanya saling mendukung agar energi matahari bisa dimanfaatkan menjadi listrik.

1. Solar Panel atau Panel Surya

Panel surya menjadi komponen pertama yang berperan menangkap cahaya matahari. Di dalam panel terdapat sel surya yang mengubah energi cahaya menjadi energi listrik melalui proses fotovoltaik.

Listrik yang dihasilkan panel surya berupa arus searah atau DC. Besarnya energi yang dihasilkan bergantung pada sejumlah faktor, seperti kapasitas panel, intensitas sinar matahari, suhu, serta kondisi pemasangan.

Karena itu, panel surya sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mendapatkan sinar matahari cukup dan tidak banyak terhalang bayangan pohon maupun bangunan.

2. SCC atau Solar Charge Controller

Setelah panel surya menghasilkan listrik, komponen berikutnya adalah Solar Charge Controller atau SCC.

Sesuai namanya, alat ini bertugas mengatur proses pengisian baterai dari panel surya. SCC membantu menjaga tegangan dan arus pengisian agar sesuai dengan kebutuhan baterai yang digunakan.

Dengan pengaturan yang tepat, risiko pengisian berlebihan dapat dikurangi sehingga baterai lebih terlindungi.

Ada beberapa jenis SCC yang umum digunakan, di antaranya PWM dan MPPT. Keduanya mempunyai karakteristik dan tingkat efisiensi berbeda. Oleh sebab itu, pemilihan SCC perlu disesuaikan dengan spesifikasi panel, tegangan baterai, dan kebutuhan sistem PLTS.

3. Baterai atau Accu

Berikutnya ada baterai atau aki yang berfungsi menyimpan energi listrik untuk digunakan ketika dibutuhkan.

Energi yang terkumpul pada siang hari dapat disimpan terlebih dahulu. Selanjutnya, energi tersebut bisa dimanfaatkan saat malam hari atau ketika sinar matahari sedang tidak mencukupi, selama kapasitas baterai masih tersedia.

Namun, kapasitas baterai tidak boleh dipilih secara asal. Kebutuhan listrik harian, daya peralatan, lama pemakaian, dan jenis baterai perlu diperhitungkan agar sistem dapat bekerja dengan baik.

Penggunaan baterai yang sesuai juga membantu menjaga keandalan sistem sekaligus mendukung masa pakainya.

4. Inverter

Komponen keempat adalah inverter. Alat ini berfungsi mengubah listrik arus searah atau DC dari baterai menjadi arus bolak-balik atau AC.

Mengapa perlu inverter? Sebab, banyak peralatan rumah tangga, seperti televisi, kipas angin, dan sejumlah perangkat elektronik lainnya, membutuhkan listrik AC.

Meski begitu, spesifikasi inverter harus sesuai dengan tegangan baterai dan kebutuhan daya peralatan yang akan digunakan. Daya awal beberapa peralatan juga dapat lebih besar daripada daya saat beroperasi normal.

Selain itu, tidak semua inverter mempunyai fungsi yang sama. Jenis inverter perlu disesuaikan dengan rancangan sistem, apakah berdiri sendiri, terhubung ke jaringan listrik, atau menggunakan sistem hybrid.

Bagaimana Cara Kerja PLTS?

Setelah mengenal keempat komponen tersebut, sekarang kita lihat alur kerjanya secara sederhana.

  1. Panel surya menangkap sinar matahari. Energi cahaya diubah menjadi listrik DC.
  2. SCC mengatur pengisian baterai. Listrik dari panel dikendalikan agar sesuai dengan kebutuhan pengisian.
  3. Baterai menyimpan energi. Listrik yang tersimpan dapat digunakan ketika diperlukan.
  4. Inverter mengubah listrik DC menjadi AC. Listrik AC kemudian dapat disalurkan ke peralatan yang sesuai.

Dengan demikian, setiap komponen mempunyai peran penting. Panel surya menghasilkan listrik, SCC mengatur pengisian, baterai menyimpan energi, sedangkan inverter mengubah jenis arus listrik agar dapat digunakan oleh berbagai perangkat.

Perlu diketahui, alur tersebut merupakan gambaran dasar sistem PLTS dengan baterai. Pada sistem tertentu, fungsi pengendali pengisian dan inverter bisa digabungkan dalam satu perangkat. Susunan instalasinya pun dapat berbeda sesuai desain yang digunakan.

Apakah PLTS Bisa Dipasang Sendiri di Rumah?

Bagi yang baru belajar, memahami komponen dan cara kerja PLTS merupakan langkah awal yang bagus. Namun, sebelum membeli peralatan, sebaiknya hitung terlebih dahulu kebutuhan listrik yang ingin dipenuhi.

Misalnya, apakah sistem hanya akan digunakan untuk lampu dan pengisian ponsel, atau juga untuk televisi, kulkas, dan peralatan lain yang membutuhkan daya lebih besar?

Dari perhitungan tersebut, kapasitas panel, baterai, SCC, dan inverter dapat ditentukan secara lebih tepat. Jangan lupa memperhitungkan kebutuhan energi harian, kondisi sinar matahari, serta kemungkinan kehilangan energi selama proses konversi.

Pemasangan juga tidak boleh mengabaikan keselamatan. Gunakan kabel, konektor, sekering, pemutus arus, dan perangkat pengaman yang sesuai dengan rancangan. Kesalahan dalam menentukan tegangan, polaritas, atau ukuran kabel dapat menimbulkan risiko kerusakan peralatan hingga kebakaran.

Untuk instalasi yang terhubung ke jaringan PLN atau sistem dengan daya besar, mintalah bantuan teknisi yang kompeten. Jangan menghubungkan inverter ke jaringan rumah atau PLN secara sembarangan.

Kesimpulan

Cara membangun listrik tenaga surya bisa dipelajari dengan mengenal empat komponen dasarnya, yaitu solar panel, Solar Charge Controller (SCC), baterai atau accu, dan inverter.

Keempatnya bekerja secara berurutan untuk menangkap energi matahari, mengatur pengisian, menyimpan energi, dan menyediakan listrik yang sesuai dengan kebutuhan peralatan.

Bagi pemula, langkah terbaik adalah memahami fungsi setiap alat, menghitung kebutuhan daya, lalu merencanakan sistem dengan spesifikasi yang cocok. Dengan perencanaan yang matang dan pemasangan yang aman, PLTS bisa menjadi salah satu pilihan untuk memanfaatkan energi matahari secara lebih optimal.

Yuk, mulai mengenal energi terbarukan dari hal sederhana. Siapa tahu, pengetahuan tentang PLTS ini bisa menjadi langkah awal untuk menghadirkan pemanfaatan energi matahari di rumah!

Sumber referensi awal: Video tutorial yang dibagikan melalui Facebook Reels: https://www.facebook.com/reel/1245145761020236

Reporter: Tim Redaksi Suara Salira
Editor: P. Pirmansyah

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

235 Wisudawan STIKes Ciamis Diingatkan Pentingnya Integritas

October 14, 2026

Penataan PKL Kiaracondong, 77 Lapak Dibongkar Mandiri

October 14, 2026

HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

October 12, 2026
Postingan Terbaru

Shalat Istisqo Ciamis, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan

October 8, 20266 Views

HUT Ke-81 TNI di Tasikmalaya, Sinergi Makin Kuat

October 5, 20263 Views

Maman Royandi Ajak Pelajar Bangga Pakai Batik

October 2, 20265 Views

Peringatan 1 Oktober, Kodim 0612 Tekankan Arti Persatuan

October 1, 20266 Views

Kabid SD OKI Jawab Tuduhan Pungli di Dinas Pendidikan

September 30, 202670 Views

450 Warga Sukarame Dapat Bantuan Air Bersih TNI

September 29, 20265 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Online
  • Iklan
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.