SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Kampung Zakat Ciamis kembali bertambah. Kali ini, Kampung Zakat Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, resmi diperkenalkan kepada masyarakat setelah diresmikan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pada Senin, 31 Agustus 2026.
Peresmian ini bukan sekadar acara seremonial. Kehadiran Kampung Zakat di Pawindan diharapkan bisa menjadi wadah untuk memperkuat gerakan zakat sekaligus memperluas manfaatnya bagi warga yang membutuhkan.
Menariknya, Kampung Zakat Pawindan menjadi Kampung Zakat ke-15 yang telah hadir di Kabupaten Ciamis. Jumlah tersebut membuat Ciamis tercatat sebagai daerah dengan Kampung Zakat terbanyak di Jawa Barat.
Kampung Zakat Ciamis Didorong Jadi Gerakan Sosial
Peresmian Kampung Zakat Desa Pawindan berlangsung cukup meriah. Salah satu rangkaian kegiatannya ditandai dengan pelepasan balon udara oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.
Dalam kegiatan tersebut, Herdiat didampingi Kapolres Ciamis, Ketua Baznas Kabupaten Ciamis, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, serta sejumlah pihak lainnya.
Bagi Herdiat, zakat punya peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain menjadi bagian dari kewajiban umat Islam, zakat juga memiliki manfaat sosial yang besar.
Melalui pengelolaan yang baik, zakat bisa membantu warga yang membutuhkan. Karena itu, keberadaan Kampung Zakat di tingkat desa dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk membuat manfaat zakat semakin terasa.
“Saya bangga luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Ciamis, terutama kepeduliannya terhadap sesama,” ujar Herdiat.
Herdiat Dukung Kampung Zakat Pawindan
Herdiat berharap Kampung Zakat Pawindan tidak hanya berjalan sebagai simbol. Program tersebut diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Terlebih, pengelolaan zakat yang dilakukan secara terorganisir bisa membantu memastikan bantuan diberikan kepada orang yang tepat.
Pemerintah Kabupaten Ciamis pun menyatakan siap mendukung program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kampung Zakat menjadi salah satu program yang dinilai bisa mempertemukan peran pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Ciamis akan senantiasa mendukung dan memfasilitasi program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk program Kampung Zakat ini, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan Ciamis yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan,” tegasnya.
Kampung Zakat Ciamis Sudah Capai 15 Desa
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Ciamis H. Lili Miftah menyampaikan bahwa Pawindan merupakan Kampung Zakat ke-15 yang telah diresmikan di Kabupaten Ciamis.
Dengan capaian tersebut, Ciamis kini menjadi daerah yang memiliki Kampung Zakat paling banyak di Jawa Barat.
Namun, menjadi Kampung Zakat ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Ada sejumlah ketentuan yang harus dipenuhi. Pengelolaannya juga harus memperhatikan aspek syariat, aturan, administrasi, hingga hubungan sosial di masyarakat.
“Tidak mudah untuk menjadi Kampung Zakat. Setidaknya harus aman syar’i, aman regulasi, aman administrasi, dan aman silaturahmi,” jelasnya.
Bukan Sekadar Seremonial
H. Lili berharap program Kampung Zakat di Ciamis terus berkembang. Menurutnya, kegiatan tersebut jangan sampai hanya ramai saat peresmian, lalu berhenti setelahnya.
Sebaliknya, Kampung Zakat diharapkan bisa menjadi gerakan yang ikut mendorong pemberdayaan masyarakat. Dengan begitu, zakat bukan hanya disalurkan sebagai bantuan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.
“Dengan zakat, kita berharap dapat menghadirkan keadilan sosial dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.
Setelah acara peresmian selesai, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bersama jajaran kemudian meninjau Sekretariat Unit Pengumpul Zakat atau UPZ Desa Pawindan.
Sekretariat tersebut juga turut diresmikan dalam kesempatan yang sama.
Bagi Ciamis, bertambahnya Kampung Zakat menjadi 15 merupakan capaian tersendiri. Ke depan, masyarakat tentu berharap gerakan ini tidak berhenti pada angka, tetapi benar-benar menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan warga.
Dengan kolaborasi antara masyarakat, Baznas, pemerintah, dan berbagai pihak terkait, Kampung Zakat Ciamis diharapkan semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penggerak kepedulian sosial di tingkat desa.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah




