Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.
SUARA SALIRA | KOTA BANJAR, JAWA BARAT – Kabar baik datang dari Kota Banjar. Kini, SPPG Kota Banjar resmi mulai beroperasi dan siap mendukung program pemenuhan gizi nasional yang tengah digencarkan pemerintah.
Fasilitas yang berlokasi di Waringinsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat ini menjadi salah satu pusat layanan gizi yang disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Pada liputan Sabtu, 20 Juni 2026, aktivitas di area SPPG Kota Banjar sudah terlihat cukup sibuk. Kendaraan logistik tampak keluar masuk area pelayanan untuk mendukung distribusi bahan pangan maupun makanan yang telah diproduksi.
SPPG Kota Banjar Jadi Dapur Gizi Modern
SPPG Kota Banjar hadir bukan sekadar sebagai dapur produksi makanan biasa. Tempat ini dirancang menjadi pusat pengolahan makanan bergizi dengan sistem kerja yang tertata dan standar kebersihan yang ketat.
Melalui kerja sama dengan Yayasan Bakti Banyu Mili, fasilitas ini diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam menyukseskan program makan bergizi gratis yang saat ini terus diperluas di berbagai daerah.
Fokus pada Kebutuhan Nutrisi Masyarakat
Program yang dijalankan melalui SPPG Kota Banjar menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan gizi kelompok rentan. Karena itu, setiap menu yang disiapkan akan melalui proses penghitungan nilai gizi sebelum didistribusikan.
“Ini bukan sekadar dapur umum biasa. Di sini, setiap menu makanan dihitung kecukupan kalori, protein, dan mikronutriennya oleh para ahli gizi. Kami memastikan apa yang sampai ke meja anak-anak kita adalah asupan terbaik untuk menunjang tumbuh kembang otak dan fisik mereka,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Dengan sistem tersebut, kualitas makanan yang diterima masyarakat diharapkan tetap terjaga dan sesuai kebutuhan nutrisi.
Bantu Putar Ekonomi Warga Lokal
Menariknya, kehadiran SPPG Kota Banjar juga berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.
Kebutuhan bahan baku seperti beras, sayuran, telur, ayam, hingga ikan segar akan diprioritaskan dari hasil produksi petani dan peternak lokal. Dengan begitu, roda ekonomi masyarakat dapat ikut bergerak seiring berjalannya program ini.
“Dengan adanya kepastian pasar dari Badan Gizi Nasional melalui SPPG ini, ekonomi sirkular di tingkat desa akan berputar lebih cepat. Petani kita punya pembeli siaga (offtaker), dan anak-anak kita mendapatkan makanan yang segar langsung dari bumi sendiri,” tambah seorang pengamat kebijakan publik daerah.
Selain itu, fasilitas ini juga dilengkapi ruang penyimpanan bahan pangan, area produksi, sistem distribusi, hingga pengelolaan limbah yang tertata dengan baik.
Warga Menaruh Harapan Besar
Masyarakat sekitar menyambut baik beroperasinya SPPG Kota Banjar. Banyak warga berharap program ini dapat berjalan dalam jangka panjang dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Sebagai orang tua, tentu kami sangat senang. Di tengah harga kebutuhan pokok yang naik, adanya perhatian langsung dari Badan Gizi Nasional melalui unit pelayanan di Banjar ini membuat kami merasa tenang akan masa depan nutrisi anak-anak,” ungkap Siti (34), salah seorang warga setempat.
Kini, harapan besar tertuju pada SPPG Kota Banjar agar mampu menjalankan program secara konsisten. Jika berjalan sesuai harapan, fasilitas ini bisa menjadi salah satu contoh sukses dalam mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting di masa depan.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah

