SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Pada Kamis, 2 April 2026, Aliansi Bungursari The Nice Play Land jadi topik hangat di tengah masyarakat Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. Warga mulai bersatu menyuarakan aspirasi mereka terkait keberadaan dan kebijakan operasional tempat wisata tersebut.
Aksi ini berlangsung tertib, namun tetap tegas. Banyak elemen masyarakat ikut hadir, mulai dari tokoh warga, pemuda, hingga perwakilan organisasi. Mereka sama-sama ingin ada kejelasan, terutama soal dampak yang dirasakan masyarakat sekitar.
Gabungan 12 Organisasi Turun Bersama
Menariknya, Aliansi Bungursari bukan sekadar satu kelompok. Ada 12 organisasi yang ikut bergabung. Di antaranya Pemuda Pancasila, GMBI, GIBAS 142, Laskar Aswaja, hingga LSM FORDEM.
Kehadiran mereka menunjukkan kalau isu ini memang serius dan dirasakan banyak pihak. Jadi bukan hanya suara segelintir orang saja, tapi sudah jadi perhatian bersama.

Pernyataan Tegas Dari Bung Lege
Ketua PAC Pemuda Pancasila Bungursari, Sarip H. atau yang akrab disapa Bung Lege, menyampaikan langsung sikap mereka.
“Kami di Aliansi Bungursari menginginkan adanya keterbukaan. The Nice Play Land sebagai investasi besar di wilayah kami seharusnya membawa dampak positif yang nyata dan transparan bagi warga, bukan justru menimbulkan tanda tanya terkait kebijakan yang diambil manajemennya,” ujar Bung Lege.
Ia juga menegaskan bahwa aliansi akan terus mengawal persoalan ini.
“Kami tidak anti-investasi, tapi kami pro-aturan dan pro-rakyat. Keberadaan usaha harus selaras dengan kesejahteraan masyarakat lokal,” tegasnya.
Apa Saja Yang Dipertanyakan?
Dalam pembacaan nota kesepakatan oleh Muhammad Ginanjar, ada beberapa poin penting yang disorot.
Mulai dari dampak lingkungan, peluang kerja untuk warga lokal, hingga kontribusi sosial perusahaan atau CSR. Semua itu dinilai perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.
Selain itu, warga juga berharap ada komunikasi yang lebih baik dari pihak pengelola. Jangan sampai muncul kesalahpahaman yang bisa memicu masalah di kemudian hari.

Harapan Warga: Duduk Bareng Cari Solusi
Sampai sekarang, masyarakat masih menunggu respons dari pihak The Nice Play Land. Harapannya sederhana, yaitu bisa duduk bersama dan berdiskusi secara terbuka.
Di satu sisi, kehadiran tempat wisata memang bisa mendorong ekonomi. Namun di sisi lain, komunikasi dengan warga tetap jadi kunci utama.
Kalau semuanya berjalan transparan dan saling mendukung, bukan tidak mungkin keberadaan wisata ini justru membawa manfaat besar bagi Bungursari.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







