Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

October 12, 2026

ORADO Tasikmalaya Raih Juara 2 di Turnamen Bandung 2026

October 12, 2026

Pajak PT Perorangan dan PT Sekutu, Apa Bedanya?

October 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Monday, October 12
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Berita

    HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

    October 12, 2026

    ORADO Tasikmalaya Raih Juara 2 di Turnamen Bandung 2026

    October 12, 2026

    Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

    October 9, 2026

    Persit Kodim 0612 Tasikmalaya Ajak Anggota Jaga Keharmonisan

    October 9, 2026

    Shalat Istisqo Ciamis, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan

    October 8, 2026
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
Suara SaliraSuara Salira
Home » Keluh Kesah Karyawan SPPG Tasik, Program MBG Berhenti
Berita

Keluh Kesah Karyawan SPPG Tasik, Program MBG Berhenti

Suara SaliraSuara SaliraMarch 1, 20262 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.

SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Program gizi berhenti di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nagarasari 3, Kota Tasikmalaya. Kabar ini tentu bikin banyak pihak kecewa. Bukan cuma siswa yang kehilangan asupan makanan bergizi, tapi juga relawan, karyawan, sampai petani lokal ikut terdampak.

Peristiwa ini terjadi dan masih berlangsung hingga liputan pada Minggu, 1 Maret 2026. Sudah hampir tiga bulan dapur yang biasa melayani ribuan penerima manfaat itu tak lagi beroperasi.

Program Gizi Berhenti Sejak Januari 2026

Menurut Soni Setiawan, Asisten Lapangan Dapur SPPG Nagarasari 3, operasional dapur terhenti total sejak 8 Januari 2026. Penyebabnya adalah proses peralihan yayasan yang belum rampung.

“Dapur ini melayani 39 sekolah dengan total sekitar 3.000 penerima manfaat, termasuk siswa dan anak-anak B3 (Bawah Tiga Tahun). Sejak 8 Januari lalu, operasional kami terhenti total akibat adanya peralihan yayasan,” ujarnya dengan nada berat.

Angka tersebut tentu bukan jumlah kecil. Ribuan siswa yang sebelumnya rutin mendapat makanan bergizi kini harus mencari alternatif lain. Memang ada upaya penitipan ke dapur lain. Namun, pelaksanaannya belum maksimal dan kerap terkendala teknis.

Dampak Program Gizi Berhenti Makin Meluas

Ketika program gizi berhenti, efeknya terasa ke mana-mana. Bukan hanya soal makanan, tapi juga soal ekonomi.

Relawan Kehilangan Penghasilan

Banyak relawan menggantungkan penghasilan dari aktivitas dapur ini. Kini, pemasukan mereka nol.

“Ada relawan yang baru kerja di sini, sudah berani ambil cicilan motor, sekarang motornya harus ditarik dealer karena tidak ada penghasilan,” ungkap Soni.

Cerita seperti ini bukan satu dua. Situasi makin berat karena sebagian besar relawan berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Petani Lokal Ikut Terdampak

Selain relawan, petani dan supplier bahan pangan juga ikut terpukul. Selama dapur aktif, hasil panen mereka terserap rutin. Sekarang, permintaan mendadak berhenti.

Akibatnya, stok menumpuk dan pendapatan turun drastis. Rantai ekonomi lokal pun ikut tersendat.

Harapan Agar Program Gizi Kembali Jalan

Dalam kesempatan itu, Soni juga menyampaikan harapan langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Pak Presiden Prabowo, tolong lihat kami di bawah. Program Bapak sangat bagus, sangat didukung masyarakat karena membantu ekonomi dan gizi anak bangsa. Tapi kenapa hanya karena urusan administratif peralihan yayasan, program ini harus terhenti begitu lama?”

Harapannya, Badan Gizi Nasional bisa segera menuntaskan persoalan administratif. Dengan begitu, dapur SPPG di Kota Tasikmalaya bisa kembali mengepul.

Karena bagi warga kecil, program gizi berhenti bukan sekadar soal kebijakan. Ini soal perut anak-anak, penghasilan relawan, dan harapan petani lokal.

Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

HUT Ke-81 OKI, Ketua DPRD Ajak Perkuat Sinergi

October 12, 2026

ORADO Tasikmalaya Raih Juara 2 di Turnamen Bandung 2026

October 12, 2026

Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

October 9, 2026
Postingan Terbaru

Maman Royandi Ajak Pelajar Bangga Pakai Batik

October 2, 20265 Views

Peringatan 1 Oktober, Kodim 0612 Tekankan Arti Persatuan

October 1, 20266 Views

Kabid SD OKI Jawab Tuduhan Pungli di Dinas Pendidikan

September 30, 202670 Views

450 Warga Sukarame Dapat Bantuan Air Bersih TNI

September 29, 20265 Views

Marga Danau Sematkan Gelar Adat untuk H. Muchendi

September 27, 202623 Views

Angklung Toel Tampil Meriah di Touch of Harmony Bandung

September 25, 202616 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Online
  • Iklan
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.