Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.
SALIRA TV | KAB. LANGKAT – Sebuah truk pengangkut batu galian C dari arah Bohorok menuju Binjai bikin heboh warga, gara-gara patah as pas di jalan yang agak menanjak. Akibatnya, kendaraan dari Binjai ke Bohorok langsung terhambat dan terjadi macet lumayan panjang.
Tim Suara Salira yang kebetulan lagi di lokasi ngeliat langsung kejadian itu. Truk dengan muatan batu yang beratnya sampai belasan ton ternyata nggak kuat nanjak, jalannya pelan banget, dan akhirnya patah as di tengah jalan.
Karena kejadian ini, arus lalu lintas sempat terganggu. Truk nggak bisa digeser ke pinggir karena posisinya pas di badan jalan. Sampai berita ini disiarkan, belum ada bantuan dari pihak perusahaan buat mindahin armada yang mogok itu.
Sopir truk sendiri bilang, hal kayak gini udah sering terjadi. Penyebabnya ya karena beban muatan yang kebangetan, bisa sampai 17 ton per truk. Padahal kondisi kendaraan sering nggak layak lagi buat angkut segitu. Tapi mau gimana lagi, demi nyari rezeki, truk tetap dipaksa jalan.
Lebih mirisnya, kata sopir, pihak pengusaha nggak pernah peduli soal keselamatan. Yang penting truk tetap berangkat, muatan nyampe, ongkos angkut cair. Soal risiko di jalan, ya sopir sendiri yang harus nanggung.
Andrian

