Elie Metchnikoff, seorang ilmuwan Rusia, mengemukakan teori sistem imun tubuh manusia pada tahun 1883. Ia menemukan bahwa sel darah putih, yang dikenal sebagai fagosit, dapat melawan patogen dengan cara menelannya dan menghancurkannya. Metchnikoff mengembangkan konsep imunologi seluler, yang menunjukkan bahwa tubuh memiliki sistem pertahanan yang aktif untuk melawan infeksi. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana tubuh melawan penyakit dan menjadi dasar bagi penelitian lebih lanjut di bidang imunologi dan pengembangan vaksin.











