SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Program Koperasi Merah Putih Tasikmalaya sekarang bukan cuma soal bangunan atau kantor koperasi saja. Kini, armada operasional juga mulai disiapkan supaya aktivitas ekonomi di desa bisa makin bergerak.
Sampai akhir Mei 2026, target pembangunan mencapai 302 koperasi yang tersebar di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya. Dari jumlah itu, sekitar 80 koperasi sudah selesai dibangun dan mulai diprioritaskan untuk menerima dukungan kendaraan operasional.
Langkah ini jadi bagian penting supaya koperasi benar-benar bisa berjalan aktif dan memberi manfaat langsung buat masyarakat.
Koperasi Merah Putih Tasikmalaya Disiapkan Bukan Sekadar Bangunan
Keberadaan kendaraan operasional dianggap penting karena nantinya akan membantu proses distribusi barang, pelayanan koperasi, sampai mempercepat aktivitas ekonomi warga.
Dengan armada yang mulai disiapkan, koperasi diharapkan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk wilayah yang akses distribusinya masih terbatas.
Program ini juga menunjukkan bahwa pembangunan koperasi tidak berhenti hanya pada pembangunan fisik semata.

Ratusan Koperasi Mulai Masuk Tahap Penguatan Operasional
Pembangunan koperasi sendiri dilakukan secara bertahap. Karena itu, armada operasional pun akan diprioritaskan bagi koperasi yang sudah siap digunakan.
Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, M. Imvan Ibrahim, menjelaskan bahwa seluruh kendaraan yang disiapkan berstatus sebagai inventaris.
Ke depan, armada tersebut diharapkan bisa membantu memperkuat perputaran ekonomi lokal sekaligus mendukung aktivitas usaha masyarakat desa.
Ekonomi Desa Diharapkan Ikut Tumbuh
Dengan semakin lengkapnya fasilitas pendukung, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi tempat administrasi atau layanan simpan pinjam.
Lebih dari itu, koperasi diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang bisa membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pergerakan ekonomi desa.
Karena itu, pembangunan koperasi dan penyediaan armada operasional kini berjalan beriringan agar manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







