SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni selalu menjadi momen penting untuk mengingat kembali bagaimana bangsa Indonesia dibangun di atas nilai persatuan, gotong royong, dan rasa cinta terhadap tanah air.
Namun sekarang pertanyaannya sederhana. Di tengah kehidupan yang semakin modern, bagaimana cara menunjukkan kalau nilai-nilai Pancasila masih benar-benar hidup di kehidupan sehari-hari?
Jawabannya ternyata tidak selalu rumit.
Kadang, hal sederhana seperti menanam pohon justru bisa menjadi bentuk nyata mencintai Indonesia.
Hari Lahir Pancasila dan Gerakan Menanam Pohon
Menanam Pohon Bukan Sekadar Aktivitas Biasa
Banyak orang menganggap menanam pohon hanya urusan lingkungan. Padahal kalau dipikir lebih jauh, aktivitas ini punya makna yang cukup besar.
Menanam pohon berarti menjaga tanah agar tetap kuat, membantu menjaga sumber air, menghasilkan udara bersih, sampai mengurangi risiko bencana seperti banjir maupun longsor.
Lebih dari itu, menanam juga menjadi bentuk kepedulian terhadap generasi berikutnya.
Karena apa yang kita tanam hari ini, hasilnya mungkin baru benar-benar dirasakan beberapa tahun ke depan.
Pohon Tumbuh, Semangat Pancasila Ikut Hidup
“Sakti atau tidaknya Pancasila di masa kini, tergantung pada seberapa peduli kita pada kelangsungan tanah air yang kita pijak.”
Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan Pancasila sebenarnya bukan hanya ada dalam pidato atau upacara.
Tetapi ada dalam tindakan nyata.
Satu bibit pohon mungkin terlihat kecil.
Namun ketika akar mulai tumbuh kuat dan daun mulai rimbun, pohon tersebut bisa memberi manfaat bagi banyak orang.
Sama seperti Pancasila.
Nilainya harus terus tumbuh dan dirawat supaya tetap kuat menghadapi perubahan zaman.
Mulai dari Hal Kecil, Mulai dari Sekarang
Momentum Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni ini bisa menjadi awal untuk mengubah slogan menjadi aksi.
Mulailah dari pekarangan rumah.
Tanam pohon buah.
Tanam tanaman hias.
Atau mulai menanam sayuran sendiri.
Kalau dilakukan bersama-sama, langkah kecil tersebut bisa memberikan dampak besar.
Mengajak anak-anak ikut menanam juga bisa menjadi cara sederhana memperkenalkan rasa cinta tanah air sejak dini.
Karena menjaga Indonesia tidak selalu harus dengan hal besar.
Kadang cukup dimulai dengan tangan yang mau menggali tanah dan menanam kehidupan baru.
Selamat Hari Lahir Pancasila.
Lestari Alamku, Sakti Pancasilaku.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







