Ia mengaku tergerak untuk ikut terlibat karena melihat semangat berbagi dari sang owner.
“Kami ikut berpartisipasi karena tergerak dengan jiwa sosial beliau (H. Wahyu). Kami ikut bahagia bisa berbagi takjil untuk masyarakat sore ini,” ungkap Jamaluddin yang tampil kasual dengan jaket biru dan topi.
Ia berharap kegiatan positif seperti ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk berbagi kepada sesama, terutama di bulan Ramadan.
“Harapan saya ke depan, semoga hal-hal dahsyat seperti ini bisa terus terjadi dan skalanya lebih besar lagi,” pungkasnya.

Suasana Hangat Di Tengah Ramainya Jalan Cikoneng
Meski arus lalu lintas di jalur nasional Cikoneng cukup padat oleh kendaraan besar dan bus antarkota, kegiatan pembagian takjil tetap berjalan tertib.
Banyak warga merasa terbantu dengan adanya takjil segar yang dibagikan gratis. Selain menyegarkan, es durian yang dibagikan juga dinilai berkualitas dan nikmat.
Bagi masyarakat Ciamis, Kedai Durian Kujang kini bukan hanya dikenal sebagai tempat menikmati raja buah. Lebih dari itu, tempat ini juga menjadi simbol kepedulian sosial di kawasan Cikoneng.
Ke depan, H. Wahyu berharap bisa terus memperluas aksi berbagi seperti ini agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah










