Close Menu
Suara SaliraSuara Salira
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
  • Kontak
What's Hot

Pajak PT Perorangan dan PT Sekutu, Apa Bedanya?

October 10, 2026

Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

October 9, 2026

Persit Kodim 0612 Tasikmalaya Ajak Anggota Jaga Keharmonisan

October 9, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Saturday, October 10
Suara SaliraSuara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Home
  • Berita

    Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

    October 9, 2026

    Persit Kodim 0612 Tasikmalaya Ajak Anggota Jaga Keharmonisan

    October 9, 2026

    Shalat Istisqo Ciamis, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan

    October 8, 2026

    HUT Ke-81 TNI di Tasikmalaya, Sinergi Makin Kuat

    October 5, 2026

    Maman Royandi Ajak Pelajar Bangga Pakai Batik

    October 2, 2026
  • Partnership
  • Panduan Publikasi
  • Lagu di Suara Salira
  • Testimoni
  • Kirim Salam
  • LIVE
Suara SaliraSuara Salira
Home » Ciamis Mulai Gerakan Pertanian Sehat Lewat Padi Organik
Berita

Ciamis Mulai Gerakan Pertanian Sehat Lewat Padi Organik

Suara SaliraSuara SaliraApril 9, 20262 Mins Read
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp

Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.

SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Langkah menuju pertanian sehat Ciamis mulai digas serius nih. Pada Kamis, 9 April 2026, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya resmi membuka Gerakan Tanam Padi Organik di Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican. Kegiatan ini jadi sinyal kuat kalau Ciamis mulai beralih ke sistem pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Kolaborasi Ramai-Ramai Dukung Pertanian Sehat Ciamis

Acara ini nggak main-main. Banyak pihak ikut hadir, mulai dari Forkopimda, Bank Indonesia Tasikmalaya, sampai para kepala dinas dan camat se-Ciamis. Artinya, dorongan menuju pertanian sehat Ciamis ini benar-benar jadi gerakan bersama.

Menariknya, lokasi kegiatan yaitu Kelompok Tani Parikesit bukan tempat sembarangan. Mereka sudah punya prestasi nasional, bahkan sempat meraih Juara 2 di ajang Bank Indonesia Award 2025 untuk klaster pangan. Keren, kan?

Peralihan ke Organik Harus Pelan-Pelan

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menegaskan pentingnya beralih dari pupuk kimia ke organik. Tapi, prosesnya nggak bisa instan.

“Pertanian organik ini yang kita harapkan. Tanah kita sudah banyak tercampur bahan kimia, sehingga hasil pertanian pun ikut terkontaminasi. Maka kita mulai sedikit demi sedikit beralih ke organik, semata-mata untuk kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Jadi, pendekatannya tetap realistis. Pelan tapi pasti, yang penting hasilnya nyata.

Lebih Sehat, Lebih Untung

Selain soal kesehatan, pertanian organik juga punya peluang ekonomi yang menjanjikan. Biaya pupuk bisa lebih hemat, sementara hasil panen tetap tinggi, bahkan bisa mencapai 8 sampai 9 ton per hektare.

Menariknya lagi, harga beras organik di pasaran lebih tinggi. Bahkan pasarnya sudah tembus luar negeri.

“Permintaan tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri seperti Jepang, Malaysia, dan Singapura,” tambahnya.

Dukungan Pemerintah dan Waspada Cuaca

Pemkab Ciamis juga nggak tinggal diam. Mereka siap bantu petani, mulai dari bibit sampai pupuk organik. Bahkan, desa-desa didorong bikin lahan percontohan supaya petani lain bisa ikut belajar langsung.

Selain itu, petani juga diingatkan soal ancaman musim kemarau panjang akibat El Niño. Jadi, pola tanam harus benar-benar diperhitungkan.

Di sisi lain, masyarakat juga diajak mulai konsumsi pangan alternatif seperti umbi-umbian. Tujuannya biar nggak terlalu bergantung pada beras.

Dengan langkah ini, pertanian sehat Ciamis diharapkan bisa benar-benar terwujud. Nggak cuma sehat buat lingkungan, tapi juga bikin petani lebih sejahtera ke depannya.

Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp

Related Posts

Polres Tasikmalaya Kota Bantu Air Bersih untuk Santri Miftahul Huda

October 9, 2026

Persit Kodim 0612 Tasikmalaya Ajak Anggota Jaga Keharmonisan

October 9, 2026

Shalat Istisqo Ciamis, Ribuan Warga Berdoa Minta Hujan

October 8, 2026
Postingan Terbaru

Kabid SD OKI Jawab Tuduhan Pungli di Dinas Pendidikan

September 30, 202670 Views

450 Warga Sukarame Dapat Bantuan Air Bersih TNI

September 29, 20265 Views

Marga Danau Sematkan Gelar Adat untuk H. Muchendi

September 27, 202621 Views

Angklung Toel Tampil Meriah di Touch of Harmony Bandung

September 25, 202616 Views

Barang Bukti Narkotika dan Senjata Dimusnahkan Kejari OKI

September 24, 20262 Views

Tipikor PT Pos Air Sugihan Masuk Tahap Pemeriksaan Terdakwa

September 24, 20262 Views
Suara Salira
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Tentang Kami
  • Legalitas
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Prinsip
  • Online
  • Iklan
  • Kontak
© 2026 SUARA SALIRA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.