“Kita masih defisit, jadi harus pinter-pinter atur duit. Prioritas utama ya buat yang bener-bener dibutuhin rakyat,” ucapnya sambil terus mengajak semua pihak buat kerja bareng hadapi tantangan ini.
Tapi di balik semua kesulitan itu, semangat Muchendi tetap membara. Dia sempat mengutip pesan dari Presiden RI saat kegiatan retret di Magelang yang mengingatkan pentingnya pemimpin yang tahan banting dan cekatan dalam ambil keputusan saat krisis.
“Kata Presiden, pemimpin itu harus kuat dan lincah waktu situasi gak ideal. Nah, itu yang saya coba terapkan di OKI,” ujar Muchendi penuh keyakinan.
Rapat akhirnya ditutup dengan doa bersama dan penegasan dari Ketua DPRD bahwa dewan siap backup penuh program pro-rakyat dari Bupati dan timnya.
“Dengan ini, rapat resmi saya tutup,” kata Parid dengan mantap.
Langkah awal dari kebijakan pengalihan anggaran ini diharapkan jadi titik balik penting buat OKI. Fokusnya jelas: pembangunan yang lebih merata, pelayanan yang lebih oke, dan rakyat yang makin sejahtera.
Meifriandie






