SUARA SALIRA | KAB. KARIMUN, KEP. RIAU – Kisah Brigpol Yohanes Dede bedah rumah Nenek Pakis ini bikin hati hangat. Di tengah kesibukan tugas sebagai anggota Polres Karimun, ia tetap menyempatkan diri membantu warga yang benar-benar membutuhkan.
Cerita ini bermula pada 5 Desember lalu. Saat itu, Brigpol Yohanes Dede pulang dinas dan bertemu seorang nenek yang berjalan kaki mencari pucuk pakis untuk dijual. Nenek tersebut bernama Maimunah, warga Paya Cincin, Kelurahan Pamak, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Berawal Dari Pertemuan Tak Sengaja
Melihat perjuangan Nenek Pakis yang tetap bekerja di usia senja, Brigpol Yohanes Dede langsung tergerak. Ia mengantar sang nenek pulang ke rumahnya. Namun, sesampainya di sana, ia kaget melihat kondisi rumah yang sudah tidak layak huni.
Dari situlah niat baik itu muncul. Brigpol Yohanes Dede memutuskan untuk bedah rumah Nenek Pakis agar bisa ditempati dengan lebih aman dan nyaman.
Proses renovasi berjalan bertahap selama kurang lebih satu bulan. Total biaya yang dihabiskan sekitar Rp40 juta. Dana tersebut berasal dari penghasilan aktivitas media sosial yang ia kelola, ditambah dukungan para pengikutnya.

Apresiasi Dari Kapolres
Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, turut memberikan apresiasi atas aksi sosial tersebut.
“Apa yang dilakukan oleh Brigpol Yohanes Dede merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat. Ini adalah contoh bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga hadir memberikan solusi dan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kapolres.
Polisi Hadir Bukan Hanya Soal Keamanan
Aksi Brigpol Yohanes Dede bedah rumah Nenek Pakis ini jadi bukti bahwa polisi hadir bukan cuma soal keamanan. Lebih dari itu, ada sisi kemanusiaan yang nyata.
Harapannya, semangat peduli seperti ini bisa menular. Baik di lingkungan kepolisian maupun di tengah masyarakat luas.
Karena pada akhirnya, kepedulian kecil yang dilakukan dengan tulus bisa memberi dampak besar bagi kehidupan seseorang.
Reporter: Edward Simanjuntak
Editor: P. Pirmansyah






