SUARA SALIRA | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Semangat Hari Lahir Pancasila 2026 terasa kembali menguat di Kota Tasikmalaya. Pada Senin pagi, 1 Juni 2026, Lapangan Gedung Juang 45 dipenuhi peserta upacara yang datang untuk mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila dengan penuh khidmat.
Prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya, hingga personel Satuan Badan Pelaksana (Satbalak) tampak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib.
Dalam upacara tersebut, Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, bertugas sebagai Inspektur Upacara.
Semangat Pancasila Dianggap Tetap Relevan Sampai Sekarang
Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 bukan sekadar agenda tahunan. Lebih dari itu, peringatan ini menjadi pengingat bahwa Indonesia punya fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan zaman.
Pada kesempatan tersebut, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim membacakan amanat dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila harus menjadi ruang refleksi agar nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini juga membawa pesan bahwa nilai Pancasila masih relevan untuk menjaga Indonesia yang beragam.
Pancasila bahkan disebut sebagai “bintang penuntun” yang selama ini membantu bangsa Indonesia tetap bersatu di tengah berbagai tantangan.
Persatuan Jadi Kunci Indonesia Tetap Kuat
Saat banyak negara menghadapi konflik dan perpecahan, Indonesia terus menunjukkan bahwa keberagaman justru bisa menjadi kekuatan.
Nilai musyawarah, persatuan, kemanusiaan, hingga keadilan sosial disebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus bergerak maju.
Tidak hanya di dalam negeri, Indonesia juga terus berupaya hadir dalam berbagai misi perdamaian, diplomasi internasional, hingga menyuarakan keadilan bagi masyarakat dunia.
Bagi peserta upacara, peringatan ini juga membawa pesan sederhana namun penting. Mengamalkan Pancasila tidak cukup hanya dihafal atau diucapkan, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan nyata.
Dari Lapangan Gedung Juang 45 Kota Tasikmalaya, semangat itu kembali terdengar jelas. Indonesia akan tetap kuat selama persatuan dijaga, gotong royong tetap hidup, dan Pancasila terus menjadi pegangan bersama.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







