SUARA SALIRA | KAB. LEBAK, BANTEN – Program sunatan massal gratis Citorek jadi momen spesial buat warga, khususnya di Puskesmas Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Minggu, 19 April 2026. Dari pagi, warga sudah berdatangan. Suasananya ramai, tapi tetap hangat dan penuh kebersamaan.
Bukan cuma buat berobat, mereka datang untuk ikut kegiatan sosial berupa sunatan massal dan cek kesehatan gratis. Kegiatan ini langsung jadi perhatian karena manfaatnya terasa banget buat masyarakat.
Kolaborasi Jadi Kunci Sukses
Menariknya, kegiatan ini nggak berjalan sendiri. Ada banyak pihak yang ikut turun tangan. Mulai dari Puskesmas Citorek, Paguyuban Amprak Citorek, komunitas Kumacitor, pemerintah desa, sampai tokoh masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Citorek, H. Dede, juga menyampaikan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, kita bisa berkumpul dalam keadaan sehat untuk agenda sosial ini. Saya sangat mengapresiasi dukungan semua elemen yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini,” ujar H. Dede.
Selain itu, dukungan dari pemerintah daerah juga tetap terasa. Tim medis dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ikut membantu agar pelayanan berjalan maksimal.
Warga Antusias, Anak-Anak Ikut Sunatan
Sebanyak 25 anak berhasil ikut sunatan massal dengan penanganan yang aman dan sesuai standar medis. Peran kepala desa juga besar dalam mengajak warga ikut serta.
Kepala Desa Citorek Barat, H. Jaro Karjaya, menilai kegiatan ini sangat membantu masyarakat.
“Ini adalah bentuk penghormatan terhadap tradisi kearihan lokal yang masih terjaga erat di sini. Kita harus tetap menghargainya sebagai bagian dari identitas budaya kami,” ungkapnya.
Tradisi Lokal Tetap Terjaga
Yang menarik, kegiatan ini tetap selaras dengan adat setempat. Warga masih menjalankan tradisi membawa ayam sebagai bagian dari budaya kesepuhan.
Selain itu, pelayanan juga mengedepankan pendekatan humanis. Prinsip 3S, yaitu Senyum, Sapa, dan Salam, jadi hal penting dalam melayani warga.
“Kami berharap tenaga kesehatan terus memberikan pelayanan terbaik, karena pada dasarnya yang dilayani adalah saudara kita sendiri,” tambahnya.
Peran Anak Muda Dan Harapan Ke Depan
Ketua Paguyuban Amprak Citorek, Fauzi Nurholiq, menekankan pentingnya peran komunitas, terutama generasi muda.
“Kami di Paguyuban Amprak Citorek bangga bisa menjadi bagian dari gerakan ini. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata untuk hadir di tengah masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut demi kemajuan Citorek,” tegas Fauzi.
Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut. Bukan cuma soal fasilitas, tapi juga soal pelayanan yang makin dekat dengan masyarakat.
Reporter: Odih Kodari
Editor: P. Pirmansyah







