SUARA SALIRA | KAB. KARIMUN, KEP. RIAU — Sahabat pendengar, dugaan judi togel Karimun kembali jadi topik hangat di tengah masyarakat. Isu ini ramai dibicarakan setelah muncul informasi soal aktivitas yang diduga berlangsung di Kedai Kopi Golden dan Toko Lina, kawasan Kolong, Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun.
Dugaan judi togel Karimun ini menyebutkan adanya penjualan togel konvensional dengan beberapa jenis pasaran, seperti siji, capsaki, cap jie, hingga Kamboja. Aktivitas tersebut disebut-sebut berlangsung setiap hari dan cukup tertutup.
Penjualan Disebut Tidak Terbuka
Yang menarik, dugaan penjualan togel ini kabarnya tidak dilakukan secara terang-terangan. Penjual diduga hanya melayani orang-orang tertentu saja. Bahkan, ada pernyataan yang menyebutkan bahwa pihak kedai tidak menjual togel, meskipun di lapangan ditemukan fakta berbeda.
Pola seperti ini membuat warga bertanya-tanya. Sebab, jika memang tidak ada aktivitas togel, lalu mengapa transaksi tersebut bisa terjadi?
Temuan Di Lapangan
Berdasarkan penelusuran tim media pada Sabtu, 7 Februari 2026, ditemukan bukti transaksi pembelian nomor togel di Kedai Kopi Golden. Seorang pembeli memperlihatkan nomor yang baru saja dibelinya. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa praktik tersebut masih berjalan.
Situasi ini pun menambah daftar panjang cerita dugaan judi togel Karimun yang belum menemukan titik terang.
Harapan Masyarakat
Sampai saat ini, Sahabat, belum terlihat adanya langkah tegas dari aparat penegak hukum setempat. Kondisi ini membuat publik berharap ada perhatian serius dari pihak berwenang yang lebih tinggi.
Masyarakat menilai, penindakan yang jelas dan terbuka penting dilakukan agar tidak muncul prasangka atau asumsi negatif di tengah warga. Isu judi konvensional dinilai cukup meresahkan dan perlu penanganan yang transparan.
Suara Salira akan terus mengikuti perkembangan isu ini dan menyampaikannya kepada Sahabat pendengar dengan bahasa yang jujur, ringan, dan apa adanya.
Reporter: Edward Simanjuntak
Editor: P. Pirmansyah







