Antonie van Leeuwenhoek, seorang ilmuwan asal Belanda, adalah salah satu penemu pertama mikroskop sederhana yang memungkinkan pengamatan organisme mikroskopis. Pada tahun 1674, Leeuwenhoek mulai mengamati berbagai sampel cairan, termasuk air dan darah, dengan mikroskop buatan tangannya yang memiliki pembesaran luar biasa. Penemuannya ini membuka jalan bagi pemahaman baru dalam dunia biologi dan kedokteran, karena ia adalah orang pertama yang mencatat adanya mikroorganisme seperti bakteri dan protozoa. Melalui temuan ini, ia berkontribusi besar dalam mengembangkan teori kuman yang akhirnya mempengaruhi penanganan infeksi di kemudian hari.











