SUARA SALIRA | KAB. OKI, SUMATERA SELATAN — Program Digitalisasi Pendidikan OKI terus bergerak maju dan mulai terasa dampaknya di dunia sekolah. Pada 14 Februari 2026, kegiatan pemanfaatan papan interaktif digital, laptop pendidikan, serta internet sekolah resmi dibuka di SMPN 6 Kayuagung, wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
Lewat dukungan teknologi ini, pemerintah berharap proses belajar bisa makin seru, mudah dipahami, dan sesuai perkembangan zaman. Program ini juga mendapat perhatian banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah sampai tenaga pendidik.
Acara tersebut dihadiri Bupati OKI Muchendi Mahzareki, jajaran dinas pendidikan, para kepala bidang, serta kepala sekolah, guru, dan siswa baik hadir langsung maupun mengikuti secara virtual. Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari media digital seperti Suara Salira yang ikut menyampaikan informasi edukasi ke masyarakat luas.
Digitalisasi Pendidikan OKI Bantu Cara Belajar Lebih Efektif
Program Digitalisasi Pendidikan OKI menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan daerah. Teknologi membuat guru bisa menjelaskan pelajaran dengan cara lebih menarik. Selain itu, siswa juga lebih mudah memahami materi.
Kepala Bidang SD Ahmad, M.Pd., menjelaskan bahwa ada 479 SD negeri dan swasta di OKI yang sudah menerima papan interaktif digital, laptop, dan internet pendidikan. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto.

Harapan Besar Untuk Kemajuan Pendidikan
Program digital ini diharapkan bisa membawa perubahan besar. Guru semakin mudah mengajar. Siswa juga bisa belajar dengan metode yang lebih modern.
Ahmad juga menyampaikan harapannya terhadap program ini.
“Mudah mudahan pengajaran melalui program digital para guru semakin maju dan seluruh anak didik menjadi maju dan pintar serta giat dalam menerima pelajaran,” tegas ahmad.
Pendidikan Digital Jadi Bekal Generasi Masa Depan
Selain meningkatkan kualitas belajar, digitalisasi pendidikan juga membantu siswa lebih siap menghadapi perkembangan teknologi global.
Ke depan, sekolah di OKI diharapkan bisa terus beradaptasi dengan teknologi baru. Dengan begitu, generasi muda bisa tumbuh jadi pribadi yang kreatif, cerdas, dan siap bersaing.

Program Digitalisasi Pendidikan OKI juga menunjukkan bahwa dunia pendidikan sekarang sudah masuk ke era digital. Dukungan teknologi bukan lagi tambahan, tapi sudah jadi kebutuhan utama dalam proses belajar mengajar.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan tenaga pendidik, masa depan pendidikan daerah diharapkan semakin cerah dan merata untuk semua Sahabat pendengar.
Reporter: Meifriandie
Editor: P. Pirmansyah







