SALIRA TV | KAB. LANGKAT, SUMATERA UTARA – Peristiwa kebakaran hebat melanda salah satu rumah warga di Dusun IV Bukit Satu, Desa Halban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, pada Jumat (14/2/2025) pagi. Rumah milik Bapak Lamijan (62 tahun), seorang buruh harian lepas, dilalap si jago merah sekitar pukul 10.00 WIB hingga ludes tak tersisa.
Sahabat, bayangkan betapa terkejutnya pemilik rumah ketika api tiba-tiba membesar dan menghanguskan tempat tinggalnya. Semua harta benda yang dikumpulkan selama bertahun-tahun lenyap dalam sekejap.
Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran
Berdasarkan keterangan dari pemilik rumah, api pertama kali muncul dari bagian dalam rumah dan dengan cepat merambat ke seluruh ruangan. Bapak Lamijan menduga kuat kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi, tiba-tiba saja api sudah besar dan membakar rumah saya,” ujarnya dengan nada masih syok saat ditemui di lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Seluruh perabotan rumah tangga, pakaian, hingga dokumen-dokumen penting milik keluarga ikut menjadi abu.
Polres Langkat Cepat Turun Tangan
Mendengar kabar kebakaran ini, personel Polres Langkat langsung bergerak cepat menuju lokasi. Mereka tidak hanya membantu warga memadamkan api, tetapi juga memastikan api tidak merembet ke rumah-rumah tetangga yang jaraknya cukup berdekatan.
Selain itu, bantuan awal juga langsung diberikan kepada korban untuk meringankan beban di masa sulit ini.
“Kami akan membantu semaksimal mungkin untuk meringankan beban keluarga korban,” kata perwakilan Polres Langkat di sela-sela kegiatan evakuasi.
Harapan di Tengah Kepiluan
Bapak Lamijan mengaku sangat terpukul atas musibah yang menimpanya. Pasalnya, rumah dan seluruh isinya adalah hasil jerih payahnya selama bertahun-tahun bekerja sebagai buruh harian lepas.
“Saya kehilangan semua barang-barang saya, termasuk dokumen-dokumen penting,” ungkapnya lirih.

Saat ini, keluarga korban terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat. Mereka sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bisa bangkit kembali.
“Kami berharap ada bantuan dari pemerintah dan masyarakat untuk membantu kami,” imbuh salah seorang anggota keluarga korban.
Musibah ini menjadi pengingat penting bagi kita semua, Sahabat. Yuk, lebih rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang. Hingga berita ini diturunkan, keluarga korban masih menunggu bantuan lebih lanjut dari Pemerintah Kabupaten Langkat dan dinas sosial setempat.
Reporter: Andrian
Editor: P. Pirmansyah







