SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Bupati Ciamis tinjau banjir Pamarican dan Cidolog pada Senin malam, 9 Februari 2026. Kehadirannya langsung ke lokasi jadi bukti kalau keselamatan warga memang jadi prioritas utama.
Hujan Deras Bikin Sungai Meluap
Banjir ini terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah selatan Kabupaten Ciamis sejak sekitar pukul 15.00 WIB. Debit air meningkat drastis. Akhirnya, tanggul Sungai Citalahab jebol.
Air dari Sungai Citalahab dan Sungai Ciseel pun meluap ke permukiman. Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari di Kecamatan Pamarican. Selain itu, Dusun Ciparay, Desa Ciparay di Kecamatan Cidolog juga ikut terendam.
Bupati Ciamis Pastikan Warga Aman
Saat meninjau langsung banjir Pamarican dan Cidolog, Bupati Ciamis memastikan seluruh jajaran bergerak cepat. Penanganan darurat langsung dilakukan supaya kondisi tidak makin parah.
“Pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Penanganan tanggul yang jebol harus segera dilakukan secara darurat,” tegas Bupati Herdiat.
Selain fokus pada kondisi saat ini, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah lanjutan. Perbaikan fasilitas terdampak dan penguatan tanggul jadi perhatian supaya tidak terjadi banjir susulan.
Puluhan Warga Mengungsi
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sebanyak 47 warga harus mengungsi demi keamanan.
Mereka sementara tinggal di Masjid Nurul Haq dan Madrasah Al-Ikhsan. Tim BPBD bersama TNI, Polri, dan relawan bergerak cepat membantu evakuasi serta menyalurkan logistik.
Selain itu, koordinasi dengan BBWS Citanduy dilakukan untuk mendatangkan alat berat. Tujuannya jelas, agar tanggul yang jebol bisa segera ditutup.
Tetap Waspada Ya, Sahabat
Pemerintah Kabupaten Ciamis masih terus memantau kondisi di lapangan. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Karena itu, Sahabat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.
Semoga kondisi segera pulih dan warga bisa kembali beraktivitas seperti biasa.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah







