Menu

Dark Mode

Berita

Grand Keisha Resmi Dibuka, Hotel Bintang 4 Pertama di Lebak

badge-check


					Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, saat meresmikan Grand Keisha Hotel Rangkasbitung, hotel bintang 4 pertama di Kabupaten Lebak, pada Kamis (28/5/2026). (Foto: Istimewa) Perbesar

Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, saat meresmikan Grand Keisha Hotel Rangkasbitung, hotel bintang 4 pertama di Kabupaten Lebak, pada Kamis (28/5/2026). (Foto: Istimewa)

SUARA SALIRA | KAB. LEBAK, BANTEN — Grand Keisha Hotel Lebak resmi hadir sebagai hotel bintang 4 pertama di Kabupaten Lebak. Kehadiran hotel ini bukan cuma menambah pilihan penginapan, tapi juga membawa harapan baru untuk sektor wisata, investasi, sampai pergerakan ekonomi masyarakat.

Hotel yang berada di Rangkasbitung ini resmi diluncurkan pada Kamis malam, 28 Mei 2026. Momen peresmian turut dihadiri Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya, unsur pemerintah daerah, hingga para pelaku usaha.

Bupati Hasbi mengatakan pemerintah daerah siap mendukung investasi yang masuk ke Kabupaten Lebak agar tumbuh dengan nyaman dan aman.

“Tidak ada gangguan, tidak ada pungli, tidak ada hal-hal di luar aturan perundang-undangan. Kami pemerintah daerah akan mensupport investasi di Kabupaten Lebak,” tegas Hasbi di hadapan tamu undangan.

Grand Keisha Hotel Lebak Diharapkan Buka Banyak Peluang Kerja

Menurut Hasbi, investasi yang datang ke daerah tidak cukup hanya membangun bangunan atau infrastruktur. Yang paling penting, investasi juga harus membawa manfaat langsung untuk masyarakat sekitar.

Salah satunya lewat penyerapan tenaga kerja.

“Ini yang dibutuhkan masyarakat. Ada penyerapan tenaga kerja yang signifikan,” ujarnya.

Sebagian besar pekerja di hotel tersebut diketahui berasal dari masyarakat Kabupaten Lebak sendiri. Kondisi ini dinilai menjadi bukti bahwa investasi bisa berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan warga.

Hasbi juga berharap kehadiran Grand Keisha bisa menjadi pintu masuk bagi investor lain untuk melihat potensi Kabupaten Lebak.

“Grand Keisha harus menjadi pemicu hadirnya investor-investor baru di Lebak,” katanya.

Wisatawan Diharapkan Betah Lebih Lama di Lebak

Selain membuka peluang kerja, hotel representatif juga diyakini bisa membuat wisatawan maupun tamu pemerintahan lebih lama berada di Kabupaten Lebak.

Jika pengunjung tinggal lebih lama, sektor lain seperti kuliner, UMKM, jasa, hingga destinasi wisata lokal juga bisa ikut merasakan dampaknya.

Pemilik Grand Keisha Hotel, Andi Arslan, mengatakan pembangunan hotel tersebut memakan waktu sekitar dua tahun.

Ia mengaku punya alasan khusus memilih membangun di Kabupaten Lebak karena daerah itu merupakan kampung halaman istrinya.

“Ini tanah kelahiran istri saya. Kami ingin memberikan sesuatu yang mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat Lebak,” ujar Andi.

Menurutnya, selama ini banyak tamu yang datang ke Lebak hanya sebentar karena belum tersedia hotel yang dianggap representatif.

“Selama ini tamu datang ke Lebak selesai urusan langsung pulang karena belum ada hotel yang representatif,” katanya.

Andi berharap hadirnya Grand Keisha dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.

“Mudah-mudahan dengan adanya hotel ini, tamu bisa tinggal lebih lama, wisata berkembang, UMKM bergerak dan lapangan pekerjaan bertambah,” ucapnya.

Nama Grand Keisha Ternyata Punya Cerita Tersendiri

Di balik nama Grand Keisha ternyata ada cerita keluarga.

Andi mengungkapkan nama hotel tersebut diambil dari nama anak semata wayangnya yang sejak kecil bercita-cita bekerja di dunia perhotelan.

“Alhamdulillah kami bisa mewujudkan salah satu mimpinya,” tutur Andi.

Ke depan, pihak manajemen juga membuka peluang pengembangan investasi lainnya di sektor wisata Kabupaten Lebak.

“Potensi wisata Lebak luar biasa, tinggal bagaimana promosi dan infrastruktur menuju lokasi wisata terus diperbaiki,” pungkasnya.

Kini, Grand Keisha Hotel Lebak bukan hanya menjadi hotel baru. Lebih dari itu, kehadirannya diharapkan bisa menjadi pemicu berkembangnya wisata, investasi, hingga ekonomi masyarakat secara lebih luas.

Reporter: Odih Kodari
Editor: P. Pirmansyah

Read More

Shalat Idul Adha di Ciamis Jadi Momentum Kebersamaan

28 May 2026 - 02:57 WIB

Polres Ciamis Bagikan 3.000 Kupon Daging Kurban untuk Warga

27 May 2026 - 17:39 WIB

Kurban Dan Aqiqah Di As-Salam Sukasenang Jadi Ajang Guyub

27 May 2026 - 13:09 WIB

Outing Class PAUD Kodim 0612 Tanamkan Cinta Tanah Air

26 May 2026 - 14:36 WIB

Bupati Herdiat Lantik 426 ASN, Pesannya Jangan Capek Layani Warga

26 May 2026 - 14:13 WIB

Trending on Berita