Jika Sahabat berkenan dan memiliki keikhlasan, mari bersama mendukung Suara Salira agar tetap dapat menghadirkan berita, informasi, karya jurnalistik, serta menemani pendengar melalui Radio Internet 24 Jam “100 Persen Nostalgia”. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun dan sesuai kemampuan serta keikhlasan Sahabat, sangat berarti bagi keberlanjutan Suara Salira untuk terus berkarya dan hadir di tengah masyarakat. Klik di sini untuk memberikan dukungan kepada Suara Salira. Terima kasih atas kepercayaan, perhatian, dan dukungan Sahabat selama ini.
SUARA SALIRA | KAB. KARIMUN – Liputan tanggal 27 November 2025 membawa kru Suara Salira ke kawasan Perumahan Permata Asri, Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun. Begitu tiba di lokasi, suasananya langsung bikin geleng-geleng kepala. Tumpukan sampah kelihatan menggunung di parit sekitar perumahan, dan dari tampilannya, jelas banget itu sudah lama nggak diangkut.
Warga sekitar juga terlihat kewalahan. Setelah ngobrol dengan beberapa orang, ternyata masalah utamanya simpel: nggak ada kontainer sampah sama sekali di area perumahan sampai ke wilayah pemukiman dekat kuburan. Karena itu, banyak orang akhirnya buang sampah ke parit karena mengira memang di situ tempat buangnya.
Salah satu warga yang nggak mau disebut namanya cerita kalau sampah yang menumpuk bukan cuma dari warga perumahan, tapi juga dari masyarakat di sekitar situ. Semua terjadi karena mereka nggak punya tempat buang sampah resmi.
Tim Suara Salira juga sudah coba nanya langsung ke pihak PT Anva Gemilang Bersama (AGB), yang katanya bertugas ngangkut sampah, dan ke Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Karimun lewat WhatsApp, hari Rabu (27/11/2025). Sayangnya, sampai berita ini naik, belum ada jawaban sama sekali.
Warga berharap banget ada tindakan cepat dari pemerintah. Minimal sediakan kontainer sampah dan tegur pihak yang bertanggung jawab biar pengangkutan sampah bisa jalan seperti seharusnya.
Kontributor/Wartawan: Edward Simanjuntak

