SUARA SALIRA
DUKUNG TERUS SUARA SALIRA, DUKUNGAN SAHABAT, SEMANGAT BAGI KAMI. KLIK SAWERIA.CO/SUARASALIRA ---- SUARA SALIRA | 100 PERSEN NOSTALGIA | SIARAN RADIO INTERNET 24 JAM.
BERITA  

Sentuhan Kepedulian BAZNAS Ciamis: Rumah Nenek Rukimi Disulap Jadi Layak Huni di Usia Senja

SUARA SALIRA KAB. CIAMIS – Komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis dalam merespons kebutuhan sosial masyarakat kembali terbukti melalui aksi nyata yang menyentuh hati. Pada Selasa (10 Juni 2025), BAZNAS turun tangan merenovasi rumah milik Ibu Rukimi (78), warga lanjut usia di Dusun Bojongnangka, Desa Karangpaningal, Kecamatan Panawangan, yang selama ini tinggal di gubuk nyaris roboh.

Potret kehidupan Ibu Rukimi menjadi cermin kesenjangan sosial yang masih dirasakan sebagian lansia di pelosok negeri. Di tengah keterbatasan usia dan kondisi fisik, beliau bertahan hidup di rumah reyot tanpa kepastian keselamatan. Kondisi tersebut membangkitkan empati banyak pihak, termasuk Dinas Sosial dan sejumlah instansi lain yang segera turun tangan memberikan perhatian.

Melihat urgensi situasi tersebut, BAZNAS Kabupaten Ciamis melakukan aksi cepat tanggap. Kepala Pelaksana BAZNAS, Amas Muhammad Tamsis, secara langsung meninjau lokasi dan memimpin penyaluran bantuan. Ia mengungkapkan bahwa kondisi rumah Ibu Rukimi berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan.

“Struktur atap sebagian telah runtuh, dinding tak lagi kokoh, sangat berbahaya untuk ditinggali. Tidak ada waktu untuk menunda,” ujar Amas dengan penuh keprihatinan. Ia menambahkan bahwa meskipun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) setempat telah berusaha membantu, keterbatasan dana membuat intervensi dari BAZNAS kabupaten menjadi sangat diperlukan.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, BAZNAS menyalurkan bantuan dalam dua tahap. Bantuan tahap pertama sebesar Rp2 juta difokuskan untuk kebutuhan sehari-hari Ibu Rukimi. Sementara itu, bantuan kedua sebesar Rp10 juta disalurkan pada hari itu juga, khusus untuk memperbaiki dan membangun ulang rumah agar layak dan aman untuk dihuni.

Dorongan Berkelanjutan bagi Kemandirian UPZ

Lebih dari sekadar respons darurat, BAZNAS Ciamis turut menekankan pentingnya penguatan struktur UPZ sebagai garda terdepan dalam pengelolaan zakat di tingkat lokal. Menurut Amas, partisipasi aktif masyarakat melalui Gerakan Infak Warga menjadi kunci keberlanjutan dalam menangani kasus serupa.

“Kami terus mendorong UPZ agar memiliki cadangan dana yang memadai melalui penggalangan infak dari masyarakat sekitar. Dengan begitu, mereka bisa lebih mandiri dan sigap dalam merespons kondisi darurat,” jelasnya.

Langkah strategis ini mempertegas komitmen BAZNAS dalam mewujudkan keadilan sosial, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia dan warga prasejahtera. Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Amas menegaskan bahwa setiap rupiah dana ZIS dari masyarakat akan disalurkan dengan tepat. “Ini adalah amanah besar. Kami ingin menunjukkan bahwa zakat benar-benar dapat menjangkau mereka yang membutuhkan dan membawa perubahan nyata,” ungkapnya.

Sebagai tambahan informasi, BAZNAS Kabupaten Ciamis adalah lembaga resmi pengelola zakat yang berdiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011. Lembaga ini aktif menjalankan program-program strategis di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta bantuan sosial – termasuk program Rutilahu sebagai bagian dari upaya menanggulangi kemiskinan secara sistematis dan terstruktur.

Heri Heryanto