SUARA SALIRA
DUKUNG TERUS SUARA SALIRA, DUKUNGAN SAHABAT, SEMANGAT BAGI KAMI. KLIK SAWERIA.CO/SUARASALIRA ---- SUARA SALIRA | 100 PERSEN NOSTALGIA | SIARAN RADIO INTERNET 24 JAM.

Memayu Hayuning Bawono, Gerakan Santai Jaga Alam Gunung Sawal

SUARA SALIRA | KAB. CIAMIS – Sahabat, di tengah cuaca yang makin nggak bisa ditebak dan isu krisis iklim yang sering kita dengar, ternyata ada kabar adem dari kaki Gunung Sawal, Kabupaten Ciamis. Sebuah gerakan hijau bernama Memayu Hayuning Bawono kini mulai ramai diperbincangkan.

Gerakan ini digagas oleh Owner Durian Kujang Cikoneng, yang bukan cuma fokus ke usaha pertanian, tapi juga punya kepedulian besar terhadap alam sekitar. Lewat Memayu Hayuning Bawono, mereka ingin Gunung Sawal tetap lestari dan bisa terus memberi manfaat bagi masyarakat.

Nama Memayu Hayuning Bawono sendiri berasal dari kearifan lokal, yang artinya kurang lebih menjaga dan memperindah keselamatan dunia. Intinya sederhana, Sahabat, manusia hidup berdampingan dengan alam, jadi sudah seharusnya saling menjaga.

Dalam salah satu kegiatan di area lereng Gunung Sawal, Bunda Rini, istri Owner Durian Kujang, sempat menyampaikan bahwa Gunung Sawal punya peran penting bagi kehidupan warga Ciamis.

“Gunung Sawal itu ibarat jantungnya alam di Ciamis. Kalau rusak, dampaknya ke mana-mana. Air berkurang, tanah nggak subur, dan petani ikut kesulitan,” ujarnya dengan santai.

Menariknya, gerakan ini nggak cuma soal menanam durian. Ada juga penanaman pohon-pohon endemik, upaya menjaga mata air, sampai ngajak petani sekitar supaya bertani dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan nggak merusak hutan.

Aksi ini jadi bukti kalau menjaga alam nggak harus nunggu instruksi resmi. Dari niat baik dan konsistensi, gerakan kecil bisa berdampak besar. Harapannya, apa yang dilakukan di Gunung Sawal ini bisa menginspirasi daerah lain untuk ikut peduli.

Sekarang, nama Durian Kujang nggak cuma dikenal soal rasa buahnya, tapi juga jadi simbol kepedulian terhadap alam. Lewat Memayu Hayuning Bawono, Gunung Sawal diharapkan tetap hijau, sejuk, dan bisa dinikmati sampai generasi mendatang.

Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto